Rabu, 25 April 2018


Khotbah Kebaktian R. Tangga 10-11 Apr 2018
Mazmur 23:1-6

Salah satu metafora yang sangat terkenal dalam Alkitab yang menunjukkan kebaikan, perlindungan, pemeliharaan Tuhan atas umatNya adalah melalui hubungan antara seorang gembala dengan domba-dombanya. Dalam Mazmur 23 ini diungkapkan bagaimana Tuhanbekerja dalam kehidupan Daud seperti seorang Gembala untuk menuntun Daud dalam setiap perjalanan kehidupannya. Tuhan Yesus sendiripun sangat jelas mengungkapkan metafora seperti ini tentang kehadiranNya dan kedatanganNya ke dunia ini: “Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya kepada domba-dombanya” (Yoh. 10: 11). Dalam metafora ini ada benang merah yang sangat indah bahwa ketika Daud mengakui bahwa Allah adalah Gembala, dan Tuhan Yesus mengatakan bahwa Akulah Gembala yang baik. Kita akan mencoba melihat beberapa hal yang boleh kita renungkan dari nats ini:
Allah menuntun kita dengan kasihNya yang besar
Mazmur ini sangat menarik untuk kita renungkan, ketika Allah digambarkan hadir sebagai Gembala ditengah-tengah kehidupan umatNya terlebih jika kita merenungkannya ke dalam kehidupan pribadi kita masing-masing. Sebagaimana yang diungkapkan Tuhan Yesus menjadi Gembala yang memberikan nyawanya bagi domba-dombanya (Gembala yang baik), bahwa Allah adalah satu-satunya “Jalan kebenaran dan hidup” di luar Tuhan mustahil kita dapat menjalani jalan yang benar dan mendapatkan hidup. Sebab hidup seekor domba tergantung kepada gembala yang menuntunnya, namun Tuhan Yesus lebih dari penuntun saja tetapi Ia menjadi gembala yang memberikan nyawaNya bagi keselamatan domba-dombaNya. Maka tidak ada lagi kasih yang lebih besar yang dapat melampaui gembala yang mau memberikan nyawanya bagi domba-dombanya yaitu Tuhan Yesus Kristus. Tuhan bukan menuntun kita seperti gembala gajian namun Allah menggembalakan kita sebagai domba kepemilikanNya. Tuhan-lah yang akan mencukupkan segala kebutuhan umatNya bukan saja hanya untuk dapat hidup namun lebih dari itu agar umatNya mengenal jalan kebenaran.
Allah satu-satunya yang akan menuntun kita masuk ke Rumah Tuhan
Memang benar “ada banyak jalan ke Roma” namun ke Rumah Tuhan hanya ada satu dan yang tahu kesitu hanyalah Tuhan Yesus. Inilah yang harus kita syukuri sebagai anak-anak Allah bahwa kita dituntun memasuki Rumah Tuhan (ay. 6). Bagaimanapun suka dan duka yang kita jalani dalam hidup ini, namun tetap kita akan meninggalkan hidup di dunia ini. Dengan penggembalaan Tuhan kita dituntun meninggalkan dunia ini memasuki Rumah Tuhan.
Roh Kudus adalah kekuatan dan kuasa Tuhan yang akan menuntun kita tetap di jalan yang benarGada dan tongkat adalah wibawa kuasa Tuhan yang akan menuntun kita tetap di jalan yang benar, maka di dalam ancaman bahaya akan merangkul dan menyelamatkan kita dengan Gada dan TongkatNya. Wibawa dan kuasa Allah diberikan kepada umatNya yaitu melalui Roh Kudus yang menjadi sumber kekuatan, pertolongan dan penghiburan dari Tuhan (2 Tim. 1:7; Yoh 14:26). Ada banyak ancaman dan bahaya yang dapat membuat kita keluar dari jalan Tuhan, namun Tuhan memberikan RohNya kepada kita untuk tetap dapat berjalan bersamaNya. Itulah kuasa Allah yang besar yang dicurahkan kepada kita yang percaya pada Tuhan Yesus Kristus. 
Tuhan melimpahi kita dengan sukacita
Jaminan keselamatan Tuhan berikan kepada kita, sekalipun kita hidup dalam ketidakadilan, penindasan, krisis dan kebencian dari orang-orang yang tidak mengenal Tuhan. Sebab kita adalah “tamu Allah” yang meminyaki kepala kita dengan minyak dan piala kita tetap terisi penuh. Tuhan tidak akan biarkan ‘tamunya” tinggal dengan kegelisahan dan kekawatiran. Namun Ia akan senantiasa memberikan berkatNya pada kita sehingga sukacita kita tidak akan pernah hilang. Itulah berkat yang terbesar dari Allah bahwa kita dilimpahi sukacita yang menetap dari Tuhan oleh karena persekutuan dengan Tuhan yang akrab. 
 Itulah hidup orang-orang percaya yang digembalakan oleh Tuhan. Namun kita harus ingat bahwa ada banyak gembala-gembala penyesat dalam hidup ini yang mungkin akan menawarkan kita akan keselamatan dan kehidupan, namun semuanya itu akan menuntun kita kepada kebinasaan, seperti domba-domba yang dituntun ke Rumah pemotongan. Tetapi hanya ada satu Gembala Agung yang memberikan keselmatan, kehidupan dan menuntun kepada jalan yang benar yaitu Tuhan Yesus Kristus yang akan menggembalakan kita sampai kepada Rumah Tuhan. Amen


Tidak ada komentar: