Kamis, 17 November 2016

Khotbah Minggu 13 Nopember 2016 BAGIMU AKAN TERBIT SURYA KEBENARAN DAN KESEMBUHAN Maleakhi 4:1-2 (Baca 1-6)



Nama Maleakhi berarti "utusanku"; nama ini mungkin menjadi singkatan dari "Malakhiah" yang artinya "utusan Tuhan". kepribadiannya sangat tampak dalam kitab ini. Dia adalah seorang Yahudi saleh yang tinggal di Yehuda masa pascapembuangan, rekan sezaman Nehemia, dan sangat mungkin seorang imam nabi. Kepercayaannya yang kokoh akan perlunya kesetiaan kepada perjanjian (Mal 2:4,5,8,10) dan yang melawan ibadah yang munafik dan tak bersungguh-sungguh (Mal 1:7--2:9), penyembahan berhala (Mal 2:10-12), perceraian (Mal 2:13-16), dan mencuri persepuluhan dan persembahan yang menjadi milik Allah (Mal 3:8-10) semua ini menunjuk kepada seorang yang memiliki integritas teguh dan pengabdian kuat kepada Allah
Nabi Maleakhi mendapat pernyataan Tuhan tentang hari Tuhan atau Kedatangan Tuhan yang kedua kalinya, dikatakan “Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar …..” (ay 1). Tuhan mengingatkan orang-orang “gegabah” dan “yang berbuat fasik” ( sombong dan jahat) atau tidak teliti dan tidak jadi pelaku Firman akan dibuang dan yang lain akan diselamatkan
HARI ITU DATANG. Nas : Mal 4:1
"Hari itu" mengacu kepada kedatangan Kristus yang pertama dan kedua kali. Sang nabi berbicara seakan-akan kedua kedatangan tersebut terjadi pada saat bersamaan; perpaduan ini sering kali tampak dalam nubuat PL (lihat  Za 9:9-10).
Orang yang mengabdi kepada keangkuhan dan berbuat jahat dilarang masuk kerajaan Allah (bd. Mal 3:2-3; Yes 66:15; Zef 1:18; 3:8; 1Kor 6:9-11).
* KAMU YANG TAKUT AKAN NAMA-KU. Nas : Mal 4:2
Hari Tuhan juga berarti keselamatan dan pembebasan untuk semua yang mengasihi dan hidup bagi Dia. Di dalam kerajaan-Nya kemuliaan dan kebenaran Allah akan bersinar bagaikan matahari, serta membawa kepada umat-Nya yang setia kebaikan, berkat, keselamatan, dan kesembuhan yang tertinggi. Segala sesuatu akan dibetulkan, dan umat Allah akan berlompat-lompat karena sukacita bagaikan anak lembu yang lepas kandang. Dalam bagian ini Maleakhi membahas tentang hari / saat yang telah ia singgung dalam Mal 3:17.
 I) Apa yang akan terjadi pada hari itu?
 1)   Untuk orang yang tidak beriman (ay 1).
 Kata ‘gegabah’ ini salah terjemahan.
 arrogant (= sombong).
 Orang yang tidak beriman disebut ‘sombong’ karena:
·        merasa bisa hidup tanpa Tuhan.
·        merasa dirinya cukup baik dan bisa masuk surga dengan kekuatannya sendiri. Misalnya dengan berkata: ‘Saya tidak perlu percaya Yesus ataupun ke gereja; yang penting saya tidak men-jahati orang’ atau ‘yang penting saya berbuat baik’, dsb.
·        merasa dirinya lebih baik dari orang kristen.
Semua ini jelas adalah kesombongan!
 Untuk kata ‘fasik’:(= berbuat dengan jahat).
Orang tidak beriman disebut sebagai ‘pembuat kejahatan’, karena mereka memang tidak bisa berbuat baik, dan semua yang mereka lakukan dianggap jahat oleh Tuhan (Tit 1:15)!
Tetapi hebatnya, mereka ini bisa sombong dan merasa diri baik!
 b)         Hari itu digambarkan seperti ‘api’ (ay 1).
Dalam Kitab Suci, api sering menjadi simbol dari hukuman Allah (Mat 3:10,12  Mat 13:30  Mat 25:41  Yoh 15:6  Wah 21:8).
 c)         Orang-orang yang tak beriman itu digambarkan seperti ‘jerami’ (ay 1).
·        Mereka sombong, dan merasa dirinya baik, tetapi bagi Tuhan mereka seperti jerami!
·        Mereka seperti jerami, padahal ‘hari itu’ digambarkan seperti api. Tak heran kalau mereka dihabiskan sampai tidak ditinggalkan akar dan cabang (ay 1b).
 2)   Untuk orang yang beriman (ay 2-3).
 a)   Dalam ay 2 disebutkan tentang ‘orang yang beriman’ yang disebut sebagai ‘kamu yang takut akan namaKu’.
Artinya: mereka takut kepada Tuhan, mereka hormat kepada Tuhan, mereka takut berbuat dosa, mereka hormat, cinta dan tunduk pada Firman Tuhan, dsb.
 b)   Selanjutnya ay 2 mengatakan bahwa bagi orang yang beriman itu ‘akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya’.
·        Istilah ‘surya kebenaran’ ini jelas menunjuk kepada Kristus sendiri (Yoh 8:12).
·        Istilah ‘sayap’ mungkin menunjuk kepada sinar dari surya / matahari itu. Ini memberi ‘kesembuhan’. Ada yang mengartikan ini sebagai kesembuhan dari penyakit, tapi saya lebih setuju pada pandangan yang mengatakan bahwa ini menunjuk pada ‘damai’ (bebas dari kesukaran / malapetaka).

 c)   Lalu ay 2 melanjutkan dengan mengatakan ‘kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang’.Ini tentu tidak boleh ditafsirkan secara hurufiah (karena kalimat sebelum dan sesudahnya juga tidak hurufiah!), dan lalu dianggap menunjuk pada orang yang berjingkrak-jingkrak dalam gereja-gereja yang mengadakan Toronto Blessing. Ini adalah suatu penggambaran dari sukacita (anak lembu yang dilepaskan dari kandang memang berjingkrak-jingkrak saking senangnya).
Jadi, orang yang beriman sekarang memang menderita, tetapi pada ‘hari itu’ mereka akan bersukacita.

“Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.” (Maleakhi 4:2). Lambang yang digunakan untuk pemulihan orang-orang benar pada hari TUHAN adalah “surya kebenaran” bagaikan matahari yang “sayapnya” (cahayanya) memiliki kekuatan memulihkan.
Kesetiaan dan intergirtas pada kehendak Tuhan adalah jaminan—“Kamu akan menginjak-injak semesta alam. orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu” (Maleakhi 4:3) dalam artian jika kita menjadi pelaku kebenaran akan Firman Tuhan  maka segala bentuk intimidasi orang-orang fasik akan terinjak-injak menjadi abu di telapak kaki kita.
Mereka yang setia mengerjakan kehendak-Nya, meskipun mengalami penganiayaan luar biasa, jiwa dan keselamatan kita dijamin. Tuhan mengatakan, “Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang.
Sdr/i Yang dikasihi Tuhan; Orang-orang fasik dan gegabah ada juga di dalam kehidupan bergereja… banyak hamba Tuhan hanya mencari aman…berbicara firman Tuhan tapi tidak menjadi pelaku…banyak di antara kita memakai topeng dan hidupnya hanya di panggung sandiwara…tidak berani bicara jujur, adil dan apa yang benar harus dikatakan benar.
Banyak orang kristen menggunakan topeng…topeng itu adalah hidup bergereja yang mereka bangun dengan kemewahan yang mereka sangka aman ketika hari Tuhan akan datang . “Apa yang kamu lihat di situ akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.”(Lukas 21:6). Banyak kepalsuan yang menina-bobokan kebobrokan moral.
Karya yang terbesar dan mencerminkan surya kebenaran adalah yang termulia  dan yang terbaik dari yang pernah disampaikan oleh seorang hamba Tuhan adalah melalui contoh hidupnya sendiri. Ralp Waldo Emerson berkata. Tidak ada seorangpun yang dapat berkotbah lebih tinggi dari suara tangisan terhadap contoh hidupnya sendiri. Sebuah contoh jauh lebih bernilai daripada kata-kata yang disampaikan dengan baik . Seorang hamba Tuhan adalah seorang yang bukan hanya ketika berada di atas mimbar tetapi akan lebih efektif juga cerminan didalam kehidupannya sehari-hari yang terlihat di depan mata jemaatnya menjadi surya kebenaran .
kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.” (Lukas 21:18-19).
Orang-orang benar pada hari Tuhan akan bersukacita bagaikan anak lembu yang keluar dari kandang, berjingkrak-jingkrak menikmati kebebasan dan rumput yang luas.
Jadilah anak-anak terang yang  senantiasa berbagi beban di dalam terang Tuhan.  Terang kehidupan diberikan dengan limpah  yang  dihantar  oleh cahaya terang  Sang Surya Kebenaran itu. Kristus adalah Surya Kebenaran . Terang itu sudah datang dan berdiam dalam diri kita tetapi banyak  manusia bersembunyi dan bercengkrama dalam kegelapan.
Orang Kristen sejati adalah perwakilan hidup dari kebenaran yang ia akui. Mereka mengikuti terang tatkala menerangi jalan mereka, tanpa peduli dengan akibatnya. Tuhan adalah Surya Kebenaran berada di pihak mereka melakukan kehendak-Nya dan Dia tidak akan pernah meninggalkan mereka.
Amin RHL



Tidak ada komentar: