Rabu, 02 Maret 2011

"BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RES. KHUSUS RAWALUMBU"

NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : Pdt. RH. L. Tobing, S.Th. MA
ALAMAT : JL.Jati Barat Raya No. 96 A
TELEPON : 021-8260 1978
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 Pdt. RH. L. Tobing, S.Th. MA
L Tarutung 09 Maret 1955 20 Juni 1956 21 Januari 1973 18 Maret 1983 KK
2 Ase Maria Br Pakpahan P Tarutung 06 September 1957 08 Februari 1958. 09 Desember 1973 Istri
3 Wirase Christina Emelia, S.Pd P Medan 16 Desember 1983. 08 April 1984. 15 Desember 2002. Anak Kandung
4 Maurice Belentina Srihandayani, SE P Medan 05 Maret 1985. 23 Juni 1985. 15 Desember 2002 Anak Kandung
5 Richardo Hosea Tobing L Yogyakarta 28 September 1994. 05 Maret 1995 Anak Kandung
6 Febrito Fernando Tobing L Yogyakarta 05 Februari 1996.07 Desember 1997 Anak Kandung



NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : Pnt.SHM.PANJAITAN,SH.MH
ALAMAT : JL.BIDURI BULAN RAYA NO.138 Rt.06/Rw.038
TELEPON : 021-8241 8050
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 Pnt.SHM.PANJAITAN,SH.MH L Sagala, 30 September 1965 25-12- 1963 02-02- 1990 KK
2 Dra.R.SIBORO P Sagala, 02 Agustus 1966 25- 12- 1966 Istri
3 VIKA CHRISTI P Medan, 07 November 1990 25- 12- 1993 09-09-1990 Anak Kandung
4 DEBORA GABRIELLA P Pangururan, 26 Juni 1992 25 -12- 1993 13-09-2009 Anak Kandung
5 BOB MARTIN PB L Jakarta, 19 Juni 1997 25-12 -1993 Anak Kandung
6 THEOGRACE ULIBASA P Bekasi, 06 Mei 2004 04- 07-2004 Anak Kandung


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : Pnt.UH.PURBA, SH
ALAMAT : JL.BIDURI BULAN XII/ 115
TELEPON : 021-8240 1371
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 Pnt.UH.PURBA,SH L KK
2 DESMINA PASARIBU P Istri
3 RIO DEWATA PURBA L Anak Kandung
4 IGOR SICKROV L Anak Kandung



NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : TUMPAK HALOMAN SIHOTANG
ALAMAT : JL.LUMBU TENGAH VIII F NO.315
TELEPON : 012-330 03655
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 TUMPAK SIHOTANG L P.SIANTAR, 10 -10-1957 23-10-1958 29 -05 1977 19-10-1990 KK
2 DELAILA MUNTHE P S.KALANG, 24-12-1960 09-11-1980 09 -11-1980 Istri
3 ANDRIAH L 26-09-1991 Blm Anak Kandung
4 ANTONIO L 20-10- 1993 Blm Anak Kandung


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : HEDIN PASARIBU
ALAMAT : JL.Jl. Mirah 10 Blok G 5 no.15 Rt.07/013 Burangkeng Setu Bekasi
TELEPON : 0813 1973 5228

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 HEDIN PASARIBU L D.Sanggul, 04 Maret 1964 14 Juni 1964 14-04-1985 22 -04-1985 KK
2 EDIMA Br.PURBA P D.sanggul, 04 Juli 1965 04 Juli 1965 21 -12-1980 Istri
3 LITA ELISABETH PASARIBU P Sukabumi, 15 Maret 1986 05 April 1987 07-09-2003 Anak Kandung
4 CHARLES GENADO PASARIBU L Bekasi, 24 November 1989 19 Oktober 1997 10-09-2006 Anak Kandung
5 LORA MERIANA PASARIBU P Bekasi, 01 Januari 1992 19 Oktober 1997 09 -09-2007 Anak Kandung
6 LENNI ERNAWATI PASARIBU P Bekasi, 27 September 1994 19 Oktober 1997 Anak Kandung
7 ARNOLD SIMON PASARIBU L Bekasi, 15 Mei 2004 28 November 2007 Anak Kandung


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : Drs.BUSTAMIN SIGIRO, MPd
ALAMAT : JL.Borneo Selatan IV Blok C.340 Perum Bj.Menteng Bekasi
TELEPON : 021-82600 340
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 Drs.BUSTAMIN SIGIRO,MPd L Sagala, 06 Mei 1962 03 Juni 1962 26 -12- 1993 14 -10 -1990 KK
2 RATNA LINDA SAGALA P Sagala, 24 Mei 1960 16 Agustus 1962 03-07-1977 Istri
3 FEBRY ADITIA PAGS L Jakarta, 12 Februari 1992 25 Desember 1993 Anak Kanduung
4 ANDREW PRIHATMOKO L Jakarta, 04 Februari 1993 25 Desember 1993 Anak Kandung


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : EFRAN SIMORANGKIR
ALAMAT : JL.JL.SETOPATI UJUNG Rt. 04/Rw04
TELEPON :
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 EFRAN SIMORANGKIR L Tarutung, 08 Feb 1971 28 Mart 1971 25 Mei 2003 16 Juni 2003 KK
2 ROIDA SIHITE P D.Sanggul 27 Feb 1975 22 Juni 1975 07 Juli 1991 Istri
3 LESTARI SIMORANGKIR P Bekasi, 29 Des. 2004 12 Juli 2009 Anak Kanduung
4 LEWI SIMORANGKIR P Bekasi, 14 Agust 2006 12 Juli 2009 Anak Kandung
5 RAFAEL SIMORANGKIR L Bekasi, 28 Sept, 2010 Anak Kandung


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : HUSIN SIPAHUTAR
ALAMAT : JL.Mustika Sari No.142 Rt.01 Rw.03 Bantar Gebang
TELEPON : 021- 8252 263
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 HUSIN SIPAHUTAR L KK
2 Istri
3 SISKALIA SIPAHUTAR Bekasi, 14 Sept 1986 17 Jan 1988 10 Sept 2006 Anak Kanduung
4 RONALINA SIPAHUTAR Bekasi, 31 Juli 1989 14 Agus 1994 10 Sept 2006 Anak Kandung
5 KRSITINA SIPAHUTAR Bekasi, 10 Mei 1991 14 Agus 1994 10 Sept 2006 Anak Kandung
6


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : MARUBA SINAGA
ALAMAT : JL. Lumbu Tengah 6a No.19 Rawa Lumbu
TELEPON : 021-8243 5092
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 MARUBA SINAGA L Tigalingga, 30-10 1960 26 Des 1960 1 Juni 1986 09 Jan 1989 KK
2 ROMAASIH NURHAYATI SIHITE P D.Sanggul 18-08-1960 26 Des 1960 23 Des 1975 Istri
3 NICKOLAS SABAM GUNAWAN L Jakarta, 16 – 02- 1989 19 Agust 1990 09 Sept 2007 Anak Kanduung
4 STEPHANIE YESSICA SINAGA P Jakarta, 24 -09 - 1995 28 Des 1997 Anak Kandung
5.RUNGGU ROSMAULI NAINGGOLAN P Laumil, 14 Juli 1987 Ponakan


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : PALTAK PARULIAN PURBA
ALAMAT : Jl.Kecubung 2 No.31 Rt. 02/38 Rawa Lumbu Bekasi
TELEPON : 0217765822/ 0813 8731 8675
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 PALTAK PARULIAN PURBA L KK
2 VERAWATI SIANTURI P Medan, 10 Agust 1983 04 Sept 1983 26 Des 2004 15 Juli 2006 Istri
3


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : ELISBER SITOMPUL
ALAMAT : Perum Bj.Menteng Blok A no. 307 Rt 06/Rw 08
TELEPON : 8252 332
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 L KK
2 RENNY MANURUNG P Bah Jambi, 06-09 - 1974 29 Des 1974 23 Des 1989 29 Des 2004 Istri
3
4. Maslan Sitompul L Pahae Julu, 17 Apr 1981 27 Des 1996 Adik


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : M.SIANTURI
ALAMAT : Perum Bj.Menteng Blok B no. 142 Rt 03/Rw 09
TELEPON :
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 M.SIANTURI L KK
2 E.SIMORANGKIR P Medan, 19 Sept 19960 26 Des 1966 02 Mart 1982 Istri
3 PUJI LENA P Jakarta, 26 Juni 1984 07 Juli 1985 31 Des 2000
4 SAMUEL SIANTURI L Bekasi, 28 Oktober 1987 12 Mart 1989 02 Okt 2005


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : HENRY SIDABALOK
ALAMAT : Jl.Jati Tengah XIII Blok B no. 409 Perum. Bj.Menteng Bekasi
TELEPON :
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 HENRY SIDABALOK L Karo, 03 Februari 1968 02 Juni 1968 27 Mei 1984 16 Sept 1962 KK
2 TRIANA SIREGAR P Simalungun, 03 Feb 1969 08 Des 1969 18 Juli 1983 Istri
3 RYAN AMT SIDABALOK P P.Siantar, 01 Juni 1993 26 Des 1993 13 Des 2009 AK
4 RYZKI RP SIDABALOK L P.Siantar, 01 Okt 1998 26 Des 1998 AK


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : Pnt.PARLINDUNGAN MARBUN
ALAMAT : Jl,Pulo Flores Raya no. 86 Rt 04/10 Kel.Aren Jaya Perum III Bekasi
TELEPON : 0813 8115 4363
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 Pnt.PARLINDUNGAN MARBUN L S.Kalang, 05 Des 1959 01 ……. 1960 30 Des 1984 14 Juni 1991 KK
2 MASNA SILABAN P S.Kalang, 25 Mei 1968 10 Agust 1969 22 Mei 1983 Istri
3 MARCELYN LAVENIA P Jakarta, 17 Mei 1992 02 Okt 1994 AK
4 MARIETHA LITANIA P Jakarta, 09 Mart 1994 02 Okt 1994 AK
5 ALBERTH MARSHALL RONALDO L Bekasi, 25 Okt 1996 22 Mart 1998 AK
6 TIURMA MUTIARA P Bekasi, 19 Nov 1998 18 Apr 1999 AK
MICHAEL ABEDNEGO L Bekasi, 11 Sept 2002 20 Juli 2003 AK



NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : JANNER .E MUNTHE
ALAMAT : Jl,Jl.Borneo Selatan Blok C No.242 Perum Bj.Menteng Bekasi
TELEPON : 021- 8260 8128
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 JANNER E MUNTHE L Dlk.Sanggul, 28 Nov 1958 08 Sept 1974 21 Mei 1985 KK
2 Pnt.DUMA SARI Br.SITOMPUL P P.Siantar, 28 Jan 1963 08 Sept 1963 31 Maret 1985 Istri
3 ANDI FEBRIANTO MUNTHE L Jakarta,21 Feb 1986 12 Juni 1988 14 Juli 2002 AK
4 ABIDAN ABRAHAM MUNTHE L Jakarta, 25 Sept 1987 12 Juni 1988 07 Sept 2003 AK
5 NATALIA ELISA MUNTHE P Bekasi, 15 Des 1995 31 Maret 1996 AK


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : LAMRO PANJAITAN
ALAMAT : Jl.Sari Kaya Gg.Masjid Rt.03 Rw 03 No.100
TELEPON : 021- 82431976/0813 8073 0124
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 LAMRO PANJAITAN L Aek Nauli, 19 Mart 1972 30 April 1972 13 Des 1987 25 Des 1998 KK
2 ASLINA MAGDALENA SILALAHI P Ajibata, 04 April 1973 16 Juni 1974 17 Sept 1989 Istri
3 SAMUEL RIZAL PANJAITAN L Bekasi, 07 Maret 2007 02 Desember 2007 AK
4
1 Hiskia Panjaitan L Aek Nauli, 04 Juli 1988 Adik
2 Frianto Silalahi L Ajibata, 12 Mei 1987 Ipar
3 Riksan R.Sirait L Sijambur,10 Feb 1982 Sepupu


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : DARWIN SAMOSIR
ALAMAT : Jl.Setopati Rt001/004
TELEPON : 0812 812 666 28
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 DARWIN SAMOSIR L Taput, 14 Juli 1973 18 Nov 1973 23 Mei 2004 05 Juni 2004 KK
2 NILAWATI SIBUEA P Medan, 09 Mart 1975 25 Jan 1976 08 Des 1991 Istri
3 BASTEN JESSEN M.SAMOSIR L Bekasi, 24 Agust 2006 13 Juni 2010 AK
4 KAYLA GRACIA CHINTA S P Bekasi, 27 Jan 2009 13 Juni 2003 AK

1 GP Mariance Sibuea P Medan, 23 Mart 1984 Adik



NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : LASTER SIMBOLON
ALAMAT : Jl.Setopati Rt 001/004 Cipendawa
TELEPON : 0812 812 666 28
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 LASTER SIMBOLON L Medan, 16 Nov 1968 18 Nov 1973 23 Mei 2004 05 Juni 2004 KK
2 RUNTIANA SILABAN P Lancang, 03 Juli 1971 25 Jan 1976 08 Des 1991 Istri
3 DEBORA MARIA S P Jakarta, 01 Jan 1995 13 Juni 2010 AK
4 FERNANDO MATIAS L Bekasi, 02 Aprl 1996 13 Juni 2003 AK

1 Hotris Rolika S P Pojian, 30 Sept 1988 Sdr


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : LASTER SIMBOLON
ALAMAT : Jl.Setopati Rt 001/004 Cipendawa
TELEPON : 0812 812 666 28
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 LASTER SIMBOLON L Medan, 16 Nov 1968 18 Nov 1973 23 Mei 2004 05 Juni 2004 KK
2 RUNTIANA SILABAN P Lancang, 03 Juli 1971 25 Jan 1976 08 Des 1991 Istri
3 DEBORA MARIA S P Jakarta, 01 Jan 1995 13 Juni 2010 AK
4 FERNANDO MATIAS L Bekasi, 02 Aprl 1996 13 Juni 2003 AK

1 Hotris Rolika S P Pojian, 30 Sept 1988 Sdr


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : Pnt.MAULIATE SINAGA
ALAMAT : Jl.Narogong Megah III Blok E No.14
TELEPON : 021 821 1281/ 0812 886 7430
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 Pnt.MAULIATE SINAGA L Tapanuli, 09 Apr 1961 12 Nov 1961 12 Juni1977 23 Juni 1986 KK
2 TIODORINA TAMBUNAN P Tapanuli, 21 Apr 1963 21 Juli 1963 12 Juni 1977 Istri
3 WILLY FERNANDEZ SINAGA L Jakarta, 28 Juni 1987 09 Juli 1989 07 Sept 2003 AK
4 JONES SAHAEX SAUDY.S L Bekasi, 16 Juni 1991 25 Juni 1995 09 Sept 2007 AK
5 MAULI TRINA INDAH SARI P Bekasi, 14 Jan 1994 25 Juni 1995 AK



NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : HARIARA PURBA
ALAMAT : Rawa Lumbu Bekasi
TELEPON : 0812 791 89068
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 HARIARA PURBA L KK
2 WASTY TAMBUNAN P Parongil, 02 Nov 1985 Istri
3 POSMA RAJA IMANUEL PURBA L Jakarta, 18 Mei 2006 AK
4 YEHEZKIEL PURBA L Jakarta, 14 Mei 2007 AK
5


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : THOMSON P SIMATUPANG
ALAMAT : Jl.Sato Pati Rt 001/004 Cipendawa Bekasi
TELEPON : 0813 813 753114
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 THOMSON SIMATUPANG L Tapanuli, 12 Jan 1972 06 Jan 1973 20 Des 1992 20 Agust 1998 KK
2 SOFIANA P.HUTAPEA P Tapanuli, 25 Juni 1972 25 Des 1974 19 Agust 1990 Istri
3 RIVALDO YABES APRILIO L Tangerang, 08 April 1999 06 Agust 1999 AK
4

NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : DERMA SITORUS
ALAMAT : Jl.Jati timur Raya Blok C No. 473
TELEPON : 021- 8265 1254
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 DERMA SITORUS L KK
2 ROSPIALA MANALU P Taput, 25 Juni 1967 23 Juli 1967 02 Mart 1986 05 Sept 1992 Istri
3 ARMYTA AGUSTINA P Bekasi, 17 Agust 1993 19 Des 1993 AK
4 HAGAI LEON P L Bekasi, 13 Sept 1996 29 Mart 1996 AK
5 ERIKA NATA TRIWIDA P Jakarta, 30 Mei 2004 09 Des 2007 AK


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : HOTBEN PURBA
ALAMAT : Perum Bj,Menteng Blok C 241 Rt 04/05
TELEPON : 9821 4259
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 HOTBEN PURBA L Taput, 13 Agust 1968 29 Des 2000 KK
2 DASNA SITORUS P P.Siantar, 14 Nov 1972 Istri
3 ALBERT JONATHAN PURBA L Bekasi, 14 Des 2003 11 Des 2005 AK
4 TITA CHANTIKA PURBA P Bekasi, 04 Mei 2005 11 Des 2005 AK
5 TRISTAN MARULITUA PURBA L Bekasi, 18 Feb 2009 12 juli 2009 AK


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : Pnt.MONANG PAKPAHAN
ALAMAT : Perum Bj,Menteng Blok B No.380 Bekasi
TELEPON : 081382843445
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 Pnt.MONANG PAKPAHAN L Taput, 22 Jan 1965 06 Aprl 1980 06 Jan 1992 KK
2 SARTIKA SITOHANG P Dairi, 08 Oktober 1968 19 Jan 69 15 Juli 1984 Istri
3 PRATIWI MONIKA PAKPAHAN P Dairi, 18 Oktober 1992 25 Des 92 12 Juli 2009 AK
4 ROULINA DEWI FEBRYANTI P Bekasi, 22 Feb 1995 24 Des 1995 AK
5 AMSAL MARTUA P L Bekasi, 30 Agust 1996 25 Des 1996 AK
6 TASYA UNIKE P P Bekasi, 15 Juni 2000 24 Sept 2000 AK


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : PARSAORAN ARITONANG
ALAMAT : Jl. Rajawali 2 No. 8 Rt 05/07 Bumi Bekasi Regensi Timur C
TELEPON : 0813 15158865
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 PARSAORAN ARITONANG L KK
2 RISMAULI SIHALOHO P Lumban Batu, 09 Mei 1968 11 Agustus 1968 30 Juni 1985 16 Agustus 1996 Istri
3 APRIYANI SILVIA L Bekasi, 15 April 1998 20 Desember 1998 AK
4 RONNY ANZAS SAWRDI L Jambi, 12 Mei 2000 25 Desember 2002 AK
5 PARIS ARMANDO L Bekasi, 11 Juni 2005 21 Agustus 2005 AK
6 AK


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : LUHUT SITUMORANG
ALAMAT : Jl.Jati Barat II Blok A No. 35 Rt 02/08 Perum Bj.Menteng
TELEPON : 021-8260 3409
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 LUHUT SITUMORANG L Sumut, 08 April 1963 KK
2 TIODORS FRANSISCA PANDEANGAN P Jakarta, 14 Januari 1972 Istri
3 JULIFER PRAWIRA S L Jakarta, 17 Juli 1993 26 Juni 1994 AK
4 RINI ANGGRIANI S L Bekasi, 10 Desember 1995 26 Desember 1996 AK
5 LEXY LEONARD S L Bekasi, 22 Oktober 2000 17 Juni 2001 AK
6 BRIAN NANDRA MANGARAJA Bekasi, 18 Juli 2002 20 Juli 2003 AK


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : GUNSAL MANONTOM PURBA
ALAMAT : Jl.Jati Barat II Blok A No. 35 Rt 02/08 Perum Bj.Menteng
TELEPON : 0813 10195783
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 GUNSAL MANONTOM PURBA L 04 November 2000 KK
2 NENTY SIBARANI P Taput, 24 September 1978 05 November 1978 24 Oktober 1993 Istri
3 NADIA OKTAVIA PURBA P Jakarta, 06 Oktober 2001 29 Desember 2002 AK
4 ELISABETH CRISTINA PURBA P Jakarta, 19 Desember 2003 18 Desember 2005 AK
5 TRIFANI ROMAITO P Bekasi, 18 Mei 2007 09 Desember 2007 AK
6 AK


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : DORKAS MARIA MANALU
ALAMAT : Jl.Batu Giok VII no. 155 Rt 06/037
TELEPON : 021- 8240 1966
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 DORKAS MARIA MANALU P Teluk Betung, 08 Mei 1962 26 Desember 1962 25 Desember 1984 01 Februari 1992 KK
2 RIBKA TABITA LIDYANA TAMPUBOLON P Jakarta, 02 Januari 1993 18 Desember 1994 04 Oktober 2009 Istri
3 AMANDA ANASTAYA TAMPUBOLON P Jakarta, 22 Desember 1996 24 September 2000 AK
4


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : TABAH YOSEHP MANALU
ALAMAT :
TELEPON : 0813 473 51873
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 TABAH YOSEHP MANALU L Jakarta, 10 November 1968 05 November 1972 23 Juni 2002 27 Juli 2002 KK
2 SANDALIKU M.SIBURIAN P Sul, 11 Juni 1969 19 Desember 1999 Istri
3 YERICHO MOZZES M.M L Jakarta, 11 September 2006 27 Juli 2008 AK
4


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : S.A .MANALU (Alm)
ALAMAT : Jl.Lumbu Permai III Rt 01/026 Bekasi
TELEPON : 021- 7055 93 35
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 MARTHA R WATI SIMATUPANG P Palembang, 12 Des 1942 02 Mei 1959 28 Nov 1959 01 Jan 1960 Istri
2 LAMHOT MARIA M P Lampung, 27 Des 1964 05 Nov 1972 15 Nov 1987 IAK
3 TEGUS PARULIAN M L Jakarta, 08 Mei 1966 05 Nov 1972 15 Nov 1987 AK
4 LUAS TOHO M L Jakarta, 20 Juli 1972 05 Nov 1972 02 Des 1990 AK
5 ELIA NURMA ULI M P Subang, 06 Sept 1999 04 Juni 2004 AK
6


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : SARDIN HUTAGALUNG
ALAMAT : Perum Bj.Menteng Blok B No. 394 Rt 07/09 Bekasi
TELEPON :
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 SARDIN HUTAGALUN L 12 November 1964 KK
2 NELMA CRISTINA SIHOMBING P O6 Desember 1971 IIstri
3 RIDHO SUPRA PRAITNO L 19 Januari 1993 AK
4 HENDRO EDISAPUTRA L 03 Juni 1994 AK
5 GUNAWAN L 13 November 1997 AK
6 APRILIAN L 14 April 2004 AK
7 BRYEN LASTAR JAYA L 27 Juni 2010 AK


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : SARDIN HUTAGALUNG
ALAMAT : Perum Bj.Menteng Blok B No. 394 Rt 07/09 Bekasi
TELEPON :
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 SARDIN HUTAGALUN L 12 November 1964 KK
2 NELMA CRISTINA SIHOMBING P O6 Desember 1971 IIstri
3 RIDHO SUPRA PRAITNO L 19 Januari 1993 AK
4 HENDRO EDISAPUTRA L 03 Juni 1994 AK
5 GUNAWAN L 13 November 1997 AK
6 APRILIAN L 14 April 2004 AK
7 BRYEN LASTAR JAYA L 27 Juni 2010 AK


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : PIARSO SIPAHUTAR
ALAMAT : Perum Bj.Menteng Blok B No. 276 Rt 05/09 Bekasi
TELEPON : 0813 185 26745
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 PIARSO SIPAHUTAR L KK
2 JULIETI POHAN P Bah Jambi 15 Juli 1971 22 Agustus 1971 05 Juli 1987 17 Okt 1998 IIstri
3 HENDRIK LEONARDO SIPAHUTAR L Bekasi, 20 Agustus 2002 AK
4
5


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : REKOTBIN NAPITUPULU
ALAMAT : Perum Bj.Menteng Blok B No. 276 Rt 05/09 Bekasi
TELEPON : 0813 185 26745
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 PIARSO SIPAHUTAR L KK
2 JULIETI POHAN P Bah Jambi 15 Juli 1971 22 Agustus 1971 05 Juli 1987 17 Okt 1998 IIstri
3 HENDRIK LEONARDO SIPAHUTAR L Bekasi, 20 Agustus 2002 AK
4


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : ROSIANNA SINAGA
ALAMAT : Jl.Kecubung IV No.94 Rt 03/038 Perum Rawa Lumbu Bekasi
TELEPON : 0813 88156019
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 ROSIANNA SINAGA P Tanah Jawa 07 Juni 1967 05 Des 1967 22 Dese 1985 28 Jan 1989 KK
2 REGINA WIDYA SARI TAMBA P Jakarta, 17 Oktober 1989 20 Maret 1994 09 Sept 2007 AK
3 TERRY NARIS TAMBA L Jakarta, 16 Januari 1992 20 Maret 1994 13 Sept 2009 AK
4 RENTINA TAMBA P Jakarta, 20 Oktober 1993 20 Maret 1994 AK
5

NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : ASM.MUNTHE
ALAMAT : Jl,Biduri Bulan III No. 74 Perum Rawa Lumbu Bekasi
TELEPON : 0817 685 1273
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 A.SM. MUNTHE L KK
2 NETTY LUMBAN GAOL P Medan, 28 Agustus 1965 28 Agust 1965 13 Des 1981 13 Febru 1981 Istri
3 U.DEBORA. CH.MUNTHE P Medan, 15 Juli 1990 23 Sept 1990 14 Sept 2008 AK
4 ANDRE GONGOM MUNTHE L Medan 06 Februari 1995 18 April 1999 AK
5


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : ANJU SIDABUTAR
ALAMAT : Bojong Menteng Rt 08/09
TELEPON : 0812 6519 2695
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 ANJU SIDABUTAR L Cahaya Pardomuan, 02-07-1980 28 Desember 1980 07 Jan 1996 29 Desember 2004 KK
2 DERMI E.SINAGA P N.Dolok 22 April 1982 17 Oktober 1982 10 April 1998 Istri
3 MAECEL N.SIDABUTAR L C.Pardomuan 03 Nov 2005 01 Januari 2006 AK
4 WILSON HT.SIDABUTAR L C.Pardomuan 25 Juni 2007 23 Desember 2007 AK
5
6
7 JULI SUSANTI SINAGA P P.SIANTAR 10 JULI 1990 08 DES 1997


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : JHON PATAR SIDABUTAR
ALAMAT : Perum Bojong Menteng Rt 08/09 NO.412
TELEPON : 0813 1633 8374
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 JHON PATAR SIDABUTAR L Asahan, 15 Juni 1974 15 Sept 1974 23 Juli 1989 28 Desember 2001 KK
2 NURLIANA Br,SITORUS P Poresa, 20 Juli, 1974 26 Agust 1974 09 Juli 1989 Istri
3 THERESIA SIDABUTAR P Jakarta, 08 Juni 2002 04 Juli 2004 AK
4 ESTER AULIA SIDABUTAR P Bekasi, 20 Mart 2005 21 Agust 2005 AK
5 YOSEP PARLINDUNGAN S L Bekasi, 13 Juni 2008 13 Juli 2008 AK
6
7

NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : TAMBA TUA SIDABUTAR
ALAMAT : Perum Bojong Menteng Blok B Rt 02/09 NO.81
TELEPON :
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 TAMBA TUA SIDABUTAR L Asahan, 24 Juli 1978 10 Des 1978 11 Novem 2007 29 Desember 207 KK
2 RIATI Br.TAMPUBOLON P Aek Nauli, 23 Mei 1981 12 Juni 1981 14 Novem 2004 Istri
3
4


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : RIDWAN
ALAMAT : Perum Bojong Menteng Blok B Rt 02/09 NO.09
TELEPON : 021- 8260 8035
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 RIDWAN L 14 Desember 1965 20 Jan 2000 KK
2 SARNIAH LB P 13 Mart 1968 Istri
3 RIVALDY.S.M. L 25 Desember 2000
4

NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : FERNANDO S.P.PANJAITAN
ALAMAT : Perum Bojong Menteng Blok B Rt 02/09 NO.09
TELEPON : 0813 114 236 36
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 FERNANDO PANJAITAN L Sagala, 28 Agustus 1975 26 Desem 1975 07 Sept 2003 28 Desemb 2005 KK
2 IMELDA SITOHANG P Dairi, 14 Mart 1976 20 juni 1976 11 Desmb 1993 Istri
3 HENDRICO FP.PANJAITAN L Bekasi, 01 Oktober 2006 10 Desemb 2006 Ak
4 MICHAEL A.PANJAITAN L Bekasi, 30 Mei 2010 19 Desemb 2010 Ak
5

NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : DARWIN MANALU
ALAMAT : Jl.Batu Virus II No.35 Perum Bumi Bekasi Baru Rw.Lumbu
TELEPON : 021- 8240 1114
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 DARWIN MANALU L Taput, 28 Juli 1959 27 Sept 1959 12 Des 1976 29 Novm 1989 KK
2 SAIDAH RISDAWATI Br.SAGALA P Kabanjahe, 14 Mei 1965 19 Sept 1965 30 Mei 1982 Istri
3 CHRITINA PERMATA SARI DEWI P Bekasi, 04 Oktober 1990 29 Des 1991 09 Sept 2007 Ak
4 BABRIEL LAMHOT YORDANI L Bekasi, 05 Mei 1993 26 juni 1994 Ak
5 SABAT TAHI HABONARAN L Bekasi, 20 April 1996 25 Des 1996 Ak
6 YESICA DAMAYANTI P Bekasi, 26 April 2000 24 Sept 2000
7


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : SAUD RAJA MANGARA TUA SIBORO
ALAMAT : Jl.Mirah Delima I no. 93 Bojong Rw.Lumbu
TELEPON : 9810 5935
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 SAUD RAJA MANGARA TUA L Medan, 15 Juli 1955 28 Desem 1980 24 Februari 1990 KK
2 MASNIAR HUTAPEA P Medan, 28 Maret 1962 14 Mei 1963 24 Okt 1982 Istri
3 VALENTINO SIBORO L Jakarta, 17 Februari 1991 26 Desember 1992 09 Sept 2007 Ak
4 VEBRY YOLANDA SIBORO P Bekasi, 15 Juli 1994 18 April 1999 Ak
5


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : LABA MARISI TUA MANURUNG
ALAMAT : Jl.Tunas Kelapa F no. 245 Blok I Rt 01/07Rw.Lumbu
TELEPON : 021-821 8835 / HP: 08138 1614 772
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 LABA MARISI TUA MANURUNG L KK
2 LENSA H.SIJABAT P Tapanuli, 28 Januari 1970 27 Juni 1971 11 Maret 1984 28 Agustus 1993 Istri
3 HERLY Y.MANURUNG P Bekasi,23 Septtember 1994 30 Juni 1996 Ak
4 YONITA MANURUNG P Bekasi, 02 November 2000 01 Desember 2002 Ak
5 DELLA MARIANI MANURUNG P Bekais, 04 Juni 2004 13 Juli 2008
6

NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : RUSPEN PURBA
ALAMAT : Jl.Pramuka Kamp.Sepatan Rt 04/02 Jemb.0 Rw.Lumbu
TELEPON : 0813 8702 4272
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 RUSPEN PURBA L Sibolga, 02 Agustus 1975 11 Desember 1999 KK
2 NURMA MANURUNG P Medan, 10 September 1969 Istri
3 DINO CHANDRA PURBA L 14 Maret 2004 Ak
4 RINO KRISTIAN PURBA L 14 Maret 2004 Ak
5 LIONEL PURBA L 02 Januari 2011
6

NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : ANGGIAT SAHAT P.SIMAMORA
ALAMAT : Jl.Bojong Permai Raya E.20 No.4 Narogong
TELEPON : 0812 8010 4817
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 ANGGIAT SAHAT P SIMAMORA L Sirisi risi, 26 Desember 1978 25 Maret 1979 26 Desem 2004 23 Mei 2009 KK
2 MELDA SIBURIAN P Silando, 26 April 1981 26 Juli 1981 31 Desem 2000 Istri
3



NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : FREDDY MARTOGAP SIREGAR
ALAMAT : Jl.Lumbu Tengah 6A Blok B No. 8 Rt 01/028 Perum Rw.Lumbu Bekasi
TELEPON :
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 FREDDY MARTOGAP SIREGAR L Medan, 14 April 1972 05 Maret 1972 27 Juli 1986 12 Maret 2010 KK
2 IRA TAURUS ASMARA SIHITE P Tj.Morawa, 04 Mei 1984 16 Desember 1984 16 Juli 2000 Istri
3


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : MERDIANA Br.SITOHANG
ALAMAT : Jl.Lumbu Timur 1 A No. 60 Rt 01/031 Perum Rw.Lumbu Bekasi
TELEPON : 08128 0405 921
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 MERDIANA Br.SITOHANG P Sidikalang, 09 Agustus 1960 25 Desember 1960 07 Desem 1980 25 Juli 1986 KK
2 ARDI GUNAWAN H.PAKPAHAN L Bekasi, 30 Juni 1991 24 Desember 1995 Ak
3
4



NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : PINONDANG BUTAR-BUTAR
ALAMAT : Jl.Permata Raya No. 106 Rt 011/037 Perum Rawa Roko
TELEPON : 08118 110 394/ 08121 043 5115
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 PINONDANG BUTAR-BUTAR 05 November 2005 KK
2 ROSIANNA SILABAN Simalungun, 25 Mei 1979 Istri
3 YEHEZKIEL O.OH.BUTAR-BUTAR Bekasi, 27 Oktober 2006 19 Desember 2010 Ak
4 GABRIEL CLEO BUTAR-BUTAR Bekasi, 08 Mei 2008 19 Desember 2010 Ak
5


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : JHONSON SIAHAAN
ALAMAT : Jl.Lumbu Utara Raya no. 280 Rt 008/019 Jemb.II Perum Rw.Lumbu Bekasi
TELEPON : 021 2791 2801
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 JHONSOSN SIAHAAN L 28 Januari 1990 KK
2 LINDA HORMAWATI MANURUNG P Jakarta, 22 Februari 1973 17 Juni 1973 03 Des1989 Istri
3 DESSY NATALIA SIAHAAN L Bekasi, 20 Desember 1990 22 Maret 2004 13 Sept 2009 Ak
4 YOHANES CHRISTIAN SIAHAAN L Bekasi, 31 Desember 1998 14 Desember 2008 Ak
5 LEONARDO ARSENIUS SIAHAAN Bekasi, 27 Januari 2004 14 Desember 2008
6


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : FERNANDO HUTAGALUNG
ALAMAT : Kp.Rawa Roko Rt 06/01 n.87 Rawa Lumbu
TELEPON : 0818 0741 0401/ 021- 33711534
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 FERNANDO HUTA GALUNG L P.Sidempuan, 25 Novem 1966 26 Des 1966 01 Okt 1978 16 Agustus 1984 KK
2 NURMALA A.SIAHAAN P P.Sidempuan,25 Mei 1965 02 Juli 1965 17 Okt 1979 Istri
3 RICHARDO HUTAGALUNG L P.Sidempuan,16 Agust 1985 06 Agust 1986 Ak
4 EFENDI N.HUTAGALUNG L P.Sidempuan,18 Maret 1992 26 Des 1992 13 Okt 2009 Ak
5 YOLANDA HUTAGALUNG P P.Sidempuan,31 Maret 1994 26 Des 1992 13 Okt 2009 Ak
6 YOSUA PARASUALIAN HUTAGALUNG L P.Sidempuan,26 Maret 1998 14 Des 2008 Ak
7

NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : JOSTRI NAINGGOLAN
ALAMAT : Perum Bojong Menteng Blok C No. 68 Rt.03/10
TELEPON : 08131 1608 264
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 JOSTRI NAINGGOLAN P KK
2 MORINA Br.NABABAN P Pahae, 11 Februari 1980 28 September 1980 22 Mart 2003 26 Mart 2007 Istri
3
1. Pahae, 04 Desember 1989 Adik



NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : HOLRIYU ALMARCO SIMANJUNTAK
ALAMAT : Bojong Menteng Rt 05 Rw05 No.81
TELEPON :
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 H.A. SIMANJUNTAK L Sipahutar, 08 Oktober 1972 KK
2 D.Br.TAMBUNAN P Pangaribua, 06 Agust 1979 Istri
3 ROYNANDO JUNIVER OTAVIANUS L Pargaribuan, 16 Juni 2008
4 RIO GABRIEL HAMONANGAN Bekasi, 23 Maret 210
5
6
7 Andre Saonag Tambunan Pangaribuan, 08 Apr 1986 12 Juni 1987



NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : UNGKAP SILITONGA
ALAMAT : Jl.Meranti Utara Selatan I Blok D No. 382 Rt 07/011 Perum Bj.Menteng
TELEPON : 08119 460 02
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 UNGKAP SILITONGA KK
2 SANTANA TUMANGGOR P Surabaya, 25 Juli 1969 25 Mei 1999 Istri
3
4


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : ITAR MAULI SIMANJUNTAK
ALAMAT : Perum Bj.Menteng Blok B No. 274
TELEPON : 021- 8260 7948
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 ITAR MAULI SIMANJUNTAK L Medan, 02 Januari 1958 11 Medi 1958 29 Des 1974 16 Juli 1999 KK
2 LERBIANA LBN TORUAN P Simalungun, 20 Des 1966 27 Des 1967 28 Dese 1980 Istri
3 LOISE ESTER GEOVANNI S P Jakarta, 08 Agustus 1989 01 Okt 1989 07 Sept 2003
4 HARFIN YOHANNES PRASETYO S L Jakarta,02 Mei 1992 14 Agust 1994
5 YEREMIA GOK ASINI ROHA S L Bekasi, 07 Juni 2000 24 Sept 2000
6 MARIA MAULINA OKTAVIA P Bekasi, 10 Oktober 2003 21 Agust 2005
7


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : FIRMA SINAGA
ALAMAT : Jl.Jati Tengah XIII Blok B No. 340 Rt 06/09 Perum Bj.Menteng
TELEPON : 08138 658 9371
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 FIRMA SINAGA L Pagar Batu, 01 Juli 1968 15 Desember 1968 15 Juli 1984 25 Juni 1986 KK
2 HERNI Br.SIDEBANG P Silalahi, 08 Oktober 1972 03 Juni 1973 01 Maret 1987 Istri
3 IIN APRIYANI SINAGA P Bekasi, 18 April 1997 19 Oktober 1997 AK
4 WINDY VERONICA SINAGA P Bekasi, 17 Juli 2000 24 September 2000 AK
5


NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : RUDY HERMANTO SINAGA
ALAMAT : Jl.Meranti Utara V Blok D Kecil No. 151 Rt 03/11 Perum Bj.Menteng
TELEPON : 021-8260 3809/ 949 20857/ 08121 12821 207
NO INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 RUDY HERMANTO SINAGA L Pem.Bandar, 23 Agustus 1973 25 Agustus 1974 21 Des 1983 10 Januari 2000 KK
2 LENNI HASIBUAN P Sumbari, 30 Desember 1973 30 Desember 1973 12 Januari 1977 Istri
3 BRYAN ORLANDO SINAGA L Bekasi, 01 Oktober 2001 14 Juli 2002 AK
4 MEYLIN ELISABETH SINAGA P Bekasi, 24 Mei 2006 18 Juni 2006 AK
5

NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : HESTI Br.HASIBUAN
ALAMAT : Jl.Meranti Utara V Blok D Kecil No. 151 Rt 03/11 Perum Bj.Menteng
TELEPON : 0813 9910 1646
NO.INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 HESTI HASIBUAN P 05 Oktober 1984 05 Desember 1987 25 Des 2007 KK
2
3



NO URUT :
BIODATA ANGGOTA JEMAAT GKPI RESORT KHUSUS RAWA LUMBU
NAMA KEPALA KELUARGA : WOLTER TAMBUNAN
ALAMAT : Perum Bojong Menteng Blok A No. 40 Rt 02/08
TELEPON : 021- 8260 3422
NO.INDUK :

A.SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO NAMA ANGGOTA KELUARGA L/P TEMPAT/TANGGAL LAHIR TGL.BAPTIS TGL.SIDI TGL.NIKAH HUB.DGN KK
1 WOLTER TAMBUNAN L Sibolga, 04 Mei 1970 14 September 1970 31 Maret 1985 03 Februari 1998 KK
2 ROSELELA BUTAR-BUTAR P Tebing Tinggi, 04 Jan 1973 04 Maret 1973 19 Juni 1988 Istri
3 ESTER F.TAMBUNAN P Bekasi, 05 Februari 2000 01 Januari 2001 A K
4 LISA R.TAMBUNAN P Bekasi, 25 Februari 2002 23 Juli 2002 A K
5 ELIONER V.TAMBUNAN L Bekasi, 17 Oktober 2009 13 Desember 2009 A K
6 A K
7

Senin, 21 Februari 2011

"Khotbah Minggu 20 Feb 2011

Lukas 17:7-10
Dalam perjalanan Tuhan Yesus; menuju Yerusalem guna menggenapkan karya keselamatan dengan mati di atas kayu salib, Lukas mencatat periode ini di Lukas 9-19, yang berisi nasihat-nasihat dan pengajaran-pengajaran Tuhan Yesus, baik itu kepada orang banyak yang mendengarkan ajaran-ajaran Tuhan Yesus, maupun kepada ahli-ahli Taurat, orang-orang Farisi, yang notabene adalah pemimpin-pemimpin agama pada waktu itu.
Tetapi secara khusus Tuhan Yesus dalam periode ini juga menasihati, mengajar murid-murid-Nya. Dan perumpamaan tentang tuan dan hamba yang dalam versi yang lain biasa dikenal
dengan judul “Hamba yang Tidak Berguna,” unprofitable servant, oleh LAI diberi judul : “Tuan dan Hamba.” Dalam sederetan perumpamaan yang hampir kira-kira 20 perumpamaan dalam periode ini, Tuhan Yesus mau berbicara secara spesifik bagaimana sikap—attitude dari murid-murid Tuhan Yesus dalam menghadapi pelayanan mereka. Jika kita membaca beberapa ayat sebelumnya karena kita akan mendapati bahwa paling tidak latar belakang Tuhan Yesus dalam menyebutkan perumpamaan ini adalah dengan satu tanda awas terlebih dahulu. “Hey! Muridmuridku/para Pelayan…! Pnt dan Pdt hati-hatilah, jangan kehidupanmu menjadi batu sandungan, lebih-lebih lagi jangan sampai jadi penyesat.”
Pada gilirannya Tuhan Yesus secara positif kemudian mengatakan supaya mereka mempunyai suatu sikap, suatu kelapangan hati yang dapat menerima sesama saudara, yang dapat menerima orang lain dalam suatu pengampunan. Dengan kata lain, di dalam relasi dengan sesama saudara harus ada suatu kerinduan agar saudara kita bertobat dan kita menerima saudara kita yang kita kasihi itu. Tuhan Yesus kemudian melanjutkan dengan mengatakan bahwa di dalam proses agar tidak menjadi batu sandungan ini, di dalam pelayanan yang bisa mengampuni dan bisa menerima itu, janganlah kamu bangga bahwa kamu mempunyai iman dan pernyataan iman, yang bisa berkata: “tambahkanlah iman kami,” karena masalahnya bukan soal besar atau kecil iman itu. Tetapi persoalan yang Tuhan Yesus bicarakan di sini adalah manifestasi praktisnya dari iman yang dinyatakan para murid. Kita ketahui bersama bahwa begitu mudah dan gampangnya kita mengaku dan menyebutkan pernyataan iman kita, begitu mudahnya kita menandatangani pengakuan iman kita, begitu mudahnya kita mengumandangkan iman kita, tetapi pada saat yang sama kehidupan kita bertentangan dengan pernyataan iman yang kita nyatakan ataupun yang kita beritakan.
HAMBA YANG SEJATI
-Seorang hamba harus taat kepada tuannya, dan melakukan apapun yang dikatakan oleh tuannya, hamba yang sejati adalah hamba yang tahu menyenangkan hati tuannya.
Dalam ayat ini dikatakan bahwa kita adalah hamba-hamba yang tidak berguna yang melakukan apa yang harus kita lakukan artinya kita adalah orang-orang yang dipanggil Tuhan secara khusus dan diberi kepercayaan untuk melayani Dia. Menjalankan kepercayaan Tuhan berarti ada usaha dan Tuhan memang lebih tertarik dengan usaha kita daripada hasilnya, dan bagaimana kita menjalankan kepercayaan itu yaitu dengan motivasi yang benar. Melakukan apa yang harus dilakukan adalah melakukan semua kehendak Tuhan.
Ada empat karakter Hamba yang Sejati :
1. Fokus menyenangkan hati tuannya (Amsal 19:20-22).
Menyenangkan hati tuannya dengan kesetiaan.
Lukas 17:7-10, Hamba yang rendah hati, yang tidak pernah bersungut-sungut melakukan tugasnya.
Filipi 2:6-9, hamba yang menanggalkan haknya dan taat sampai mati (seperti Yesus yang sudah mati dan melayani untuk kita). Kita harus semakin berkurang dan Yesus bertambah-tambah.
2. Berpikir sebagai penata layanan, bukan pemilik
Matius 24:45-51, Allah bukan owner, tapi Allah adalah pemilik (empunya) dan kita adalah pengelola. Karena itu jangan terikat dengan jabatan atau terikat dengan dunia...!!
Kejadian 34:20-21, Yusuf tak kehilangan sukacita walaupun dipenjara, Tuhan melihat kesetiaan Yusuf dan Tuhanpun mengangkat Yusuf.
Biarlah Tuhan yang mengangkat kita, jangan kita mengangkat diri sendiri (jangan sombong).
3. Berpikir tentang memaksimalkan pekerjaan kita
Matius 7:1-3, jangan menghakimi pekerjaan orang lain atau jangan mengukur pekerjaan orang lain, tetapi lakukanlah bagian kita dengan benar maka Tuhan pun akan melakukan bagianNya.
4. Menyadari bahwa Pelayanan adalah kesempatan yang berharga bukan beban
Lukas 19:29-38, jangan membanggakan diri kalau dipakai Tuhan, miliki hati yang senang menolong dan berkorban.
Contoh : Paulus yang tidak punya waktu untuk diam, tapi terus melayani
Hamba identik dengan pengorbanan dan Yesus adalah teladan bagi kita bagaimana memiliki karakter hamba yang sejati, ketika kita menyadari bahwa kita adalah Hamba berarti kita melakukan apapun yang Tuhan kehendaki meskipun itu dengan menanggalkan hak-hak kita. Percayalah bahwa pengorbanan kita tidak sia-sia.

Jadilah pelayan yang ber hati Hamba....AMIN
” ...Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna, kami hanya melakukan apa yang harus kami lakukan."
( Lukas 17:10 )

Apakah ada sesuatu yang menurut sdr harus sdr lakukan di dalam kehidupan ini? Ada orang yang merasa harus menyelamatkan lingkungan hidup. Orang lain lagi merasa harus bekerja keras supaya sukses. Ada juga orang yang merasa harus menghalang-halangi orang lain membangun tempat ibadah mereka. Tentu saja, pertanyaan selanjutnya: Mengapa harus? Siapa yang mengharuskan?
Yesus mengajarkan spiritualitas kehambaan kepada orang banyak agar mereka bisa memahami relasi mereka dengan Tuhan dan sesama. Mengapa spiritualitas seorang hamba dan bukan seorang tuan? Karena di hadapan Tuhan, umat manusia adalah hamba yang harus melaksanakan kehendak tuannya. Harus berarti wajib, tidak bisa tidak, tidak ada tawar menawar! Tuhan memberikan tugas kepada manusia, manusia harus melakukan tugas yang diberikan Tuhan kepadanya tersebut. Dalam spiritualitas kehambaan, seorang hamba harus senantiasa siap sedia melakukan tugas yang diberikan tuannya tanpa kenal lelah. Seorang hamba juga tidak perlu mengharapkan pujian, ucapan terima kasih dan imbalan jasa dari tuannya. Seorang hamba bahkan juga perlu menegaskan di hadapan tuannya apa yang telah diperbuatnya untuk tuannya sebenarnya tidaklah berarti apa-apa. Spiritualitas kehambaan seperti inilah yang dilakukan Yesus melalui kematian-Nya di kayu salib. Yesus, Sang Putra telah menempatkan diri sebagai Hamba yang harus melakukan tugas yang diberikan Bapa-Nya untuk mewujudkan keselamatan bagi manusia.
Sakramen Perjamuan Kudus senantiasa menyimpan kenangan spiritualitas kehambaan Yesus bagi keselamatan manusia. Yesus telah melakukan apa yang harus Ia lakukan untuk menyelamatkan umat manusia. Mari kita bertanya pada diri kita sendiri: Apa yang harus aku lakukan supaya kehidupanku, keluargaku, gerejaku, masyarakatku, bangsaku dan bumiku ini menjadi semakin lebih baik? Amin.

"Membangun Kehidupan yang Inklusif di tengah-tengah Bangsa."



Roma 13: 8-10
KASIH ADALAH SESUATU YANG TIDAK HANYA DIDIFINISIKAN.NAMUN KASIH HARUS DIWUJUDNYATAKAN. ORANG YANG HANYA BERTEORI TENTANG KASIH ADALAH PEMBUAL BESAR. TETAPI ORANG YANG MEREALISASIKAN KASIH ADALAH ORANG YANG BERPENGARUH BESAR DALAM KEHIDUPANNYA
PENGANTAR
Damai dan kedamaian adalah kebutuhan tertinggi dari jiwa manusia. Kebutuhan ini mendorong setiap orang untuk mengusahakannya. Dalam upaya menggapai kedamaian ekonomi, orang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhannya. Sebagai upaya melindungi kedamaian sosial, orang mengupayakan ketentuan budaya (adat istiadat) yang menjaga hubungan-hubungan. Mewujudkan tanggungjawab menjaga kedamaian dan ketenteraman sipil, masyarakat, negara dan pemerintah menegakkan hukum.
Albert Camus, menggambarkan hidup penuh konflik seperti mitos Yunani Le Mythe de Sisyphe, kegigihan Sisyphus yang terus menerus mendorong batu kepuncak gunung dengan tersenyum dan habis-habisan, setiap kali batu itu didorong, menggelinding lagi ke bawah. Sampai akhirnya dapat membawa kepuncak. Analogi perjuangan Sisyphus, merupakan suatu upaya yang dilakukan secara tulus, gigih dan tanpa henti untuk memenaj kehidupan yang penuh konflik untuk mewujudkan perdamaian.
Mengikuti cara kerja Albert Camus, para tokoh agama, dan sebagai pemimpin gereja sudah seharusnya kita aktif menggerakkan lintas agama dari sejak dini, kita harus menjadi pioner dalam membangun kesadaran bersama (commond goods) baik secara individu maupun kolektif.
Secara individual, masing-masing harus memiliki kesadaran bahwa ada perbedaan diantara kita. Kesadaran bahwa kita beda, lalu diteruskan melalui dialog lewat kohesi sosial untuk bisa saling memberi dan saling menerima dalam kesetaraan. Lewat kesadaran individual masing-masing kita mencoba untuk mencari dan merumuskan kesepakatan-kesepakatan sosial tanpa harus kehilangan jati diri, karakteristik masing-masing. Ego dan super ego untuk selalu berkuasa akan terakomudasi melalui kesepakatan sosial yang terbangun dalam bentuk commond goods.
Secara kolektif, secara terus menerus membangun komitment persatuan dan kesatuan dan persaudaraan dengan menumbuhkan rasa saling percaya, rasa memiliki dan rasa kita adalah bersaudara, sehingga tidak ada dusta diantara kita. Merevitalisasi nilai kearifan lokal masih relavan untuk dikembangkan, membangun kohesi sosial, solideritas sosial, kepedulian sosial dan interkasi sosial yang intens, hal ini penting dilakukan untuk menghindari tumbuhnya sikap individulistis dan eklusivisme dikalangan kelompok-kelompok sosial.
Melalui tindakan komunikatif dengan bersandar pada rasio subjektif, disamping akan menggugah ruang dialog, bersamaan dengan itu akan terbangun rasa saling kesepahaman, saling mengerti akan keberadaan kita masing-masing. Keberadaan akan berada, apabila ada ditengah-tengah keberadaan yang ada. Jadilah kita ada ditengah keberadaan itu, dan jadikan keberadaan itu menjadikan kita ada bersama-sama. Membangun ”rumah” bersama sebagai wahana komunikasi, interaksi diantara kita menjadi penting dikembangkan. Oleh karena, tidak ada seindah hidup berdampingan secara damai.
BAGAIMANA KITA SEBAGAI WARGA KRISTEN MEMBANGUN MORAL BANGSA
Change We Need! Inilah slogan Barrack Obama ketika berkampanye. Visi perubahan yang didengungkan terbukti menarik simpati orang banyak sehingga ia terpilih menjadi presiden. Ini menunjukkan bahwa orang-orang Amerika sedang jenuh dengan keadaan dan mengharapkan adanya perubahan.
Tidak hanya di Amerika, kita - rakyat Indonesia - juga menginginkan perubahan. Kita tidak puas dengan keadaan sekarang. Kita jenuh dengan krisis multidimensi. Krisis-krisis yang sebenarnya hanyalah manifestasi dari krisis yang lebih dalam, yaitu krisis karakter bangsa.
Sebagai orang yang ber-wawasan dunia Kristen (Christian worldview), perubahan yang kita inginkan tidak hanya terletak dalam narasi sempit kejayaan bangsa Indonesia. Lebih dari itu, kita memandang perubahan itu dalam narasi yang lebih besar. Narasi itu adalah inaugurasi Kerajaan Allah, yaitu hadirnya Allah yang secara aktif memerintah sehingga itu muncul dalam berbagai manifestasi di antaranya shalom dan pembebasan dari penindasan.
Tiap pengikut Kristus dituntut berpartisipasi dalam menghadirkan suasana pemerintahan Allah. Artinya, mereka harus mempraktikan karakter-karakter tandingan yang menjadi terang di tengah bangsa yang gelap ini dan akhirnya bisa menjadi garam yang mempengaruhi karakter (moral) masyarakat.
Sebagai Pemimpin di tengah-tengah gereja yang mempunyai wawasan luas, , bagaimana seharusnya kita berperan dalam pembangunan moral bangsa?
Landasan dari pembangunan moral bangsa adalah adanya kesepakatan mengenai sebuah visi etis tentang bagaimana hidup berdampingan dengan orang lain. Dalam ilmu sosial, ini dikenal dengan modal sosial (social capital). Fukuyama mendefinisikan modal sosial sebagai
“...seperangkat nilai atau norma informal yang dimiliki bersama oleh anggota kelompok yang memungkinkan kerja sama di antara mereka...mencakup nilai-nilai seperti berkata jujur, menunaikan kewajiban, dan taat pada asas timbal balik.

Renungan
Menurut Anda mana yang benar: kasih dan hukum adalah alternatif dalam etika Kristen, atau kasih dan hukum adalah dua sisi dari satu kenyataan yang sama? Dalam pengalaman Anda sendiri, sungguhkah kasih dan hukum berjalan serasi dalam perilaku keseharian Anda?
Nasihat Paulus merupakan gema dan uraian lanjut dari ajaran Tuhan Yesus sendiri. Jika orang sungguh mengasihi Allah dan sesama manusia, maka ia pasti menggenapi semua hukum Allah baik yang mencakup relasi dengan Allah maupun dengan sesama (ayat 8-9). Inti dari hidup kudus dan benar adalah kasih kepada Allah dan sesama. Sebaliknya, inti dari semua perbuatan dosa adalah tidak mengasihi. Lebih tajam lagi, semua pelanggaran hukum Allah terhadap sesama disebabkan oleh kasih yang timpang; kasih yang ditujukan hanya kepada diri sendiri, tetapi tidak didampingi oleh kasih kepada sesama. Sehingga terjadilah hutang kasih, ketimpangan kasih! Karena kasih ditujukan hanya pada diri sendiri, kasih merosot menjadi egoistis dan penuh hasrat liar yang merendahkan orang lain. Karena egoistis, orang melakukan berba-gai perbuatan yang adalah lawan dari kasih kepada sesama. Maka terjadilah pelanggaran hukum dalam wilayah sosial.

Jawaban untuk kejahatan sosial tidak cukup dengan law enforcement (pelaksanaan hukum secara tegas), tetapi harus didorong oleh love enforcement (memberlakukan kasih secara gigih). Hukum bukan sumber etika, tetapi rambu atau kerangka etika. Nafas yang menghasilkan kehidupan etis adalah kasih kepada Allah dan sesama seperti kepada diri sendiri. Apabila kita menekankan pelaksanaan hukum tanpa motivasi kasih, kita akan "kudus" tetapi munafik atau "benar" tetapi legalistis. Sebaliknya menekankan kasih tanpa peduli hukum akan menciptakan kekacauan moral dan kemerosotan kasih menjadi kasih yang egoistis atau hasrat pemuasan nafsu secara liar. Etika Kristen memberi jawaban indah dan kuat. Kita harus melunasi hutang kasih kita kepada sesama; kasih yang lengkap dan utuh ini serasi dengan perilaku manusia terang! Sebagai anak Tuhan, semua dituntut untuk melakukan perbuatan kasih dalam setiap sendi kehidupan bagi sesama manusia. Siapapun itu! Tidak terbatas pada kalangan sendiri, melainkan pada semua orang yang “kebetulan” membutuhkan sentuhan kasih melalui tindakan yang nyata.
Nas perikop ini mengingatkan kita untuk jangan sekali-kali mempertentangkan antara Taurat dengan kasih, melainkan memahaminya sebagai kelengkapan. Orang percaya memang dituntut untuk melaksanakan sesuatu “lebih daripada yang biasanya”, dalam hal ini misalnya mengasihi sesama seperti diri-sendiri setiap hari dan tanpa mengenal batasan eksklusivitas. Sulit? Memanglah. Tapi keyakinan bahwa Roh Kudus yang ada di dalam diri kita pasti mampu memberi kekuatan dalam melaksanakan semua yang menjadi tuntutan. Tentunya di dalam rambu-rambu kasih yang mendasari segala sesuatunya. Amin
Pdt. RHL. Tobing, S.Th. MA
Pertanyaan untuk di bahas dalam Kelompok.
1. Apakah Anda cukup mempercayai orang-orang di sekitar Anda? Apakah mereka dapat dipercayai? Apakah mereka mempercayai Anda? “… Yesus sendiri tidak mempercayakan diri kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua” (Yohanes 2:24). Semua pertanyaan ini dapat menjurus kepada mendorong sikap mencurigai orang yang ada di sekitar kita. Tentu saja tidak. Orang berpandangan bahwa mencurigai itu salah. Ini benar. Tetapi apakah sikap tidak cepat percaya juga mutlak salah? Sebaliknya, apakah sikap cepat percaya itu mutlak benar? Mari kita pertanyakan terus. Apakah Anda dapat mempercayai orang begitu saja?
2. Apakah Anda mau mempekerjakan orang yang tidak dikenal dengan serta merta?
Apakah untungnya percaya dan tidak percaya kepada orang yang ada di sekitar Anda? Apakah kita memahami sejauhmana mempercayai seseorang, bagaimana mempercayainya dan sejauh mana pula dampak dari mempercayai itu bagi diri serta kepemimpinan Anda? Firman Allah menegaskan: “ Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan. Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus TUHAN kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu” (Roma 5:10).

Minggu, 06 Februari 2011

"PESAN DAN KESAN AKHIR TAHUN"

PESAN DAN KESAN UNTUK WARGA DARI HAMBANYA.
SIAPAKAH SAYA…?
Nats : Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? (Mazmur 8:5)

Bacaan : Mazmur 8

Lagu yang berjudul Who Am I? [Siapakah Saya?] karangan Mark Hall dari kelompok musik Casting Crowns, dimulai dengan kalimat demikian: "Siapakah diri saya, sehingga Tuhan segala bumi ingin mengetahui nama saya, ingin merasakan luka yang saya alami?"
Dalam lagu ini, Hall membandingkan hidup kita dengan "bunga yang cepat layu, yang muncul hari ini dan lenyap keesokan harinya ... seperti setitik uap air di udara", yang sebentar kelihatan lalu hilang”. Ia merenungkan, "Apabila kita mengerti betapa kecilnya kita sebenarnya dan betapa luar biasanya Allah, maka kasih Allah akan menjadi lebih besar bagi kita."
Saya kemudian teringat akan pertanyaan Daud dalam Mazmur 8. Saat ia merenungkan langit, bulan, dan bintang, ia merasa takjub oleh Allah alam semesta yang menciptakan dan menopang semuanya itu. Dalam perasaan kagum, ia melontarkan pertanyaan, "Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya?" (ayat 5).

Mengapa kita menjadi objek kasih, perhatian, dan pemikiran Allah? Dalam lagunya, Hall menjawab pertanyaan itu dengan: "Bukan karena siapa saya, namun karena apa yang telah Engkau lakukan; bukan karena apa yang telah saya lakukan, namun karena siapa Engkau." Karena itu jangan ada seorangpun yang menganggap dirinya bijak, kuat dan sempurna, ingat hidup kita hanya sementara, harta kita hanya sementara, milik kita bukan punya kita.
Siapakah Allah? Dia adalah KASIH. Apakah yang telah Allah lakukan? Dia memberikan Putra-Nya yang tunggal Yesus untuk mati bagi kita dan membayar hukuman dosa kita (1 Yohanes 4:7-9). Tidak mengherankan apabila kita ingin berseru bersama sang pemazmur, "Ya Tuhan, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!" (Mazmur 8:2,10) -

ALLAH MENGASIHI KITA, BUKAN KARENA SIAPA KITA
NAMUN KARENA SIAPA DIA


Tipe Apakah Anda?
Nats : Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi (1Yohanes 4:11)
Bacaan : 1Yohanes 4:11-21

Seseorang pernah berkata, "Ada dua tipe orang di dunia ini. Yang pertama adalah mereka yang masuk ke ruangan dan berkata, "Saya datang!", dan kedua, mereka datang dan yang berkata, "Ah, senang bertemu Anda lagi!"
Betapa berbedanya dua pendekatan di atas! Yang satu berkata, "Lihat saya! Perhatikan saya"; sedangkan yang lain berkata, "Ceritakanlah tentang diri Anda." Yang satu berkata, "Saya orang penting," sementara yang lain berkata, "Andalah yang terpenting." Yang satu berkata, "Dunia ini berputar mengelilingi saya"; tetapi yang lain berkata, "Saya hadir untuk melayani Anda."
Bukankah menyenangkan bila kita dapat menjadi orang tipe kedua, yakni seseorang yang kehadirannya diinginkan oleh orang lain? Seseorang yang berani menyatakan kasih Kristus secara terang- terangan dan tanpa rasa malu?
Perjanjian Baru memberi kita beberapa saran praktis tentang bagaimana caranya menjadi orang yang dapat menunjukkan kasih Kristus. Saran-saran tersebut adalah: Kita diminta untuk memberi hormat kepada orang lain (Roma 12:10), membangun satu sama lain (Roma 14:19), saling memperhatikan (1 Korintus 12:25), saling melayani (Galatia 5:13), saling menolong menanggung beban (Galatia 6:2), saling mengampuni (Kolose 3:13), saling menasihati (1 Tesalonika 5:11), dan saling mendoakan (Yakobus 5:16).

Seharusnya hanya ada satu tipe orang kristiani, yaitu tipe orang kristiani yang "saling mengasihi". Tipe orang seperti apakah Anda? –
ORANG-ORANG YANG MEMILIKI HATI UNTUK ALLAH
JUGA MEMILIKI HATI UNTUK ORANG LAIN
“AYAH, AKU AKAN MENEMUKANMU”
Nats : Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita (1Yohanes 4:19)
Bacaan : Yohanes 20:11-18

Dalam bukunya Jesus Among Other Gods, Ravi Zacharias bercerita tentang seorang gadis yang tersesat tanpa harapan di dalam sebuah hutan yang gelap dan lebat. Gadis tersebut memanggil-manggil dan berteriak, tetapi percuma saja. Orangtuanya yang kalut dan sekelompok sukarelawan mencarinya dengan cemas. Dan ketika malam tiba, mereka harus menghentikan pencarian.
Keesokan harinya ketika hari masih pagi, ayah gadis itu masuk lagi ke dalam hutan untuk mencarinya dan melihatnya sedang tidur nyenyak di atas sebuah batu. Sang ayah kemudian memanggil namanya dan berlari mendekatinya. Setelah terbangun karena terkejut, gadis itu lalu mengulurkan tangan kepada ayahnya. Ketika sang ayah menyambut dan memeluknya, gadis itu berulang kali berkata, "Ayah, aku menemukanmu!"
Dengan menerapkan cerita ini pada pencarian Maria Magdalena akan Yesus dalam Yohanes 20, Zacharias mengatakan, "Maria menemukan kebenaran yang paling mengejutkan melebihi semua hal ketika ia datang mencari tubuh Yesus. Ia tidak sadar bahwa orang yang ia temui ternyata adalah Dia yang telah bangkit, dan Dia datang untuk mencarinya."
Kita, orang yang memercayai Yesus, terkadang mengatakan "menemukan" Dia. Namun, mengapa kita mencari-Nya terlebih dahulu? Karena, seperti gembala yang pergi ke dalam kegelapan untuk menemukan satu domba yang terhilang, Allah pun mencari kita. Dia menunggu kita untuk menyadari keadaan kita yang terhilang dan mengulurkan tangan kita kepada-Nya. Dia akan menjemput, memeluk, dan memberi kita kedamaian-Nya -
KETIKA KITA MENEMUKAN KRISTUS
KITA MENDAPATI BAHWA KITALAH ORANG YANG TERHILANG ITU
“KEBENCIAN YANG SEMPURNA”
Nats : Hai orang-orang yang mengasihi Tuhan, bencilah kejahatan (Mazmur 97:10)

Bacaan : Mazmur 97

Coba katakan apa yang Anda benci, maka saya dapat mengatakan orang seperti apa Anda. Kebencian dapat menjadi sisi kuat kebajikan, tetapi ada peringatan dengan huruf kapital berwarna merah yang menyertainya: Hati-hati.
Olive Moore, penulis Inggris abad ke-19, menulis kata-kata ini: “Hati-hatilah menggunakan kebencian …. Kebencian adalah hasrat yang membutuhkan seratus kali energi cinta. Pakailah hanya untuk membenci masalah, bukan orang. Pakailah hanya untuk membenci sikap tidak toleran, ketidakadilan, kebodohan. Kebencian akan menjadi kekuatan manakala kita menggunakannya untuk membenci hal-hal di atas. Kekuatan dan kedahsyatannya tergantung pada banyaknya kita memakai kebencian itu.”
Kita cenderung menghambur-hamburkan sikap benci untuk kesalahan dan perbedaan yang remeh. Komentar lawan politik dapat memancing rasa sengit kita. Surat bernada marah untuk editor sering membesar-besarkan hal-hal remeh karena penyakit kebencian kita salah sasaran. Gereja menjadi retak dan pecah ketika kebencian diarahkan kepada orang-orang, bukan pada kekuatan di sekitar kita yang menghancurkan kehidupan dan harapan.
Orang Methodist kuno yang melakukan perjalanan keliling digambarkan sebagai orang-orang yang tidak membenci apa pun selain dosa. Mereka adalah orang yang secara serius melakukan seruan pemazmur, “Hai orang-orang yang mengasihi Tuhan, bencilah kejahatan!” (Mazmur 97:10), dan Nabi Amos yang mendesak pembacanya untuk “membenci yang jahat dan mencintai yang baik” (Amos 5:15) -

JIKA ANDA TIDAK BISA MEMBENCI YANG JAHAT
ANDA TIDAK BISA MENCINTAI YANG BAIK
RHL.T

Senin, 17 Januari 2011

"YAKOBUS 1: 22-27"



I) Mendengar Firman.

1) Yang dimaksud dengan mendengar, adalah mendengar Firman.

Orang kristen harus membedakan antara khotbah dan Firman, karena pada jaman sekarang ada banyak sekali khotbah yang hanya dipenuhi dengan lelucon, kesaksian, cerita dsb, dan sama sekali tidak menjelaskan Firman! Juga banyak khotbah yang sama sekali tidak didasarkan atas Firman, tetapi hanya didasarkan atas illustrasi, pengalaman dsb. Khotbah yang semacam itu tentu bukan Firman Tuhan!

2) Pada waktu mendengar Firman, kita harus mau mendengar teguran.

Memang Firman bisa menghibur kita pada waktu mengalami kesu¬karan / penderitaan, tetapi Firman juga berfungsi untuk menyatakan kesalahan / menegur (bdk. 2Tim 3:16). Ini penting untuk orang kafir maupun untuk orang kristen. Untuk orang kafir, supaya setelah ia sadar dosa, ia mau datang kepada Kristus; untuk orang kristen, supaya setelah sadar dosa ia bisa mengaku dosa dan menguduskan diri.

Dari ay 23-24 bisa kita dapatkan bahwa Firman digambarkan sebagai cermin. Sebagaimana cermin bisa menunjukkan kejelekan wajah kita supaya bisa kita perbaiki, demikian juga Firman bisa menunjukkan dosa / kesalahan kita supaya bisa kita perbaiki. Dan kalau kita mau membiarkan diri kita ditegur olah Firman maka Firman itu bukan hanya akan menegur, tetapi juga membebaskan kita dari dosa. Karena itulah maka ay 25 menyebut Firman sebagai ‘hukum yang memerdekakan’.

Cermin ada yang tidak terlalu rata, sehingga menunjukkan kesalahan yang seharusnya tidak ada dalam diri kita. Tetapi Firman disebut sebagai ‘hukum yang sempurna’ (ay 25), karena tidak ada salahnya! Karena itu, kalau hidup kita tidak sesuai dengan Firman, maka yang salah pasti adalah hidup kita!

3) Kita harus mau mendengar Firman yang rumit / sukar.

Firman itu amat dalam, dan sukar. Kalau kita hanya mau bela¬jar yang mudah, dan kita tidak mau mempelajari secara teliti dan mendalam, maka kita hanya akan mendapat kulitnya saja!

Karena itu kita harus mau belajar secara mendalam. Ini ditun¬jukkan oleh kata ‘meneliti’ dalam ay 25.

Illustrasi:

Kalau kita hanya mau mendapatkan batu yang tidak terlalu ber¬harga, kerikil dsb, maka kita tidak perlu bersusah payah. Tetapi kalau kita mau mendapatkan batu yang berharga, seperti intan dsb, maka kita harus menggali! Demikian juga kalau saudara tidak mau bersusah payah dalam belajar Firman, maka yang saudara dapatkan hanyalah ‘kerikil’, tetapi kalau sauda¬ra mau bersusah payah dalam menggali Firman, saudara akan mendapatkan ‘intan’!

4) Kita harus mendengar Firman dengan tekun (ay 25).

Orang yang betul-betul percaya kepada Kristus, pasti tekun dalam mendengar / belajar Firman Tuhan (Yoh 8:31 2Yoh 9).

2Pet 2:21 mengatakan bahwa lebih baik tidak pernah tahu kebenaran, dari pada setelah tahu lalu berbalik dari kebenaran itu.

Amsal 19:27 (NIV) - “Stop listening to instruction, my son, and you will stray from the words of knowledge” (= Berhenti¬lah mendengar instruksi, anakku, dan engkau akan menyimpang / tersesat dari kata-kata pengetahuan). Bdk. Amsal 21:16.

Karena itu jangan pernah berpikir bahwa setelah sekian lama belajar Firman, maka saudara sudah mempunyai cukup penger¬tian, dan saudara lalu tidak merasa perlu untuk belajar lebih banyak. Amsal 19:27 itu menjamin saudara akan tersesat kalau saudara melakukan hal seperti itu!

Penerapan:

• • apakah saudara tekun dalam belajar Firman Tuhan dalam kebaktian / Pemahaman Alkitab?

• • apakah saudara tekun dalam bersaat teduh / membaca Firman Tuhan setiap hari?

Kalau kita sudah melakukan 4 hal tersebut di atas, maka ada 2 hal lagi yang harus kita lakukan:

a) Kita harus mengingat Firman Tuhan (ay 25 - ‘tidak melupakannya’).

Penerapan:

• • apakah saudara berusaha menghafalkan ayat-ayat Kitab Suci yang penting?

• • apakah saudara mempelajari makalah-makalah yang diberikan dalam Kebaktian / Pemahaman Alkitab untuk lebih bisa mengingat Firman Tuhan?

b) Kita harus mentaati Firman Tuhan.

II) Mentaati Firman.

Pada waktu Yesus memberikan khotbah di bukit (Mat 5-7), maka setelah mengajarkan banyak hal mulai Mat 5:3 sampai Mat 7:23, Yesus menutup khotbah di bukit itu dengan suatu perumpamaan yang menekankan pentingnya ketaatan (Mat 7:24-27). Ini menun¬jukkan bahwa setiap Firman harus ditanggapi dengan ketaatan.

Mengapa kita harus taat?

1) Orang yang tidak taat adalah orang yang menipu dirinya sendiri (ay 22).

Kata ‘menipu’ dalam ay 22 ini sebetulnya berarti ‘menipu dengan argumentasi’.

a) Orang yang tidak taat sering mempunyai argumentasi untuk membenarkan diri.

Ada seorang yang mengatakan bahwa kalau seseorang berbuat dosa, seringkali dalam diri / pikiran orang itu lalu ada suatu ‘persidangan’. Dalam sidang itu ada terdakwa (yaitu orang itu sendiri), dan juga ada jaksa / penuntut (yang tentu saja adalah diri orang itu sendiri), yang menunjuk¬kan kesalahan orang itu. Lalu ada pembela (yang tentu saja juga adalah orang itu sendiri) yang lalu mengajukan pembe¬laan / alasan mengapa orang itu melakukan hal tersebut. Setelah perdebatan beberapa waktu, maka akhirnya hakim memutuskan perkara itu. Tetapi karena hakim itu juga adalah orang itu sendiri, maka biasanya diputuskan bahwa terdakwa ‘tidak bersalah’.

Ini merupakan tindakan menipu diri sendiri!

b) Menipu diri sendiri juga bisa terjadi dengan berkata: yang penting saya mau dengar / belajar Firman Tuhan. Tetapi perlu saudara ingat bahwa Tuhan ingin saudara belajar / mendengar Firman supaya saudara mentaati Firman itu!

2) Mendengar tanpa taat tidak ada gunanya (ay 23-24).

Ay 23-24 ini menggambarkan orang yang mendengar tanpa taat sebagai orang yang setelah melihat dirinya dalam cermin, tidak melakukan apa-apa untuk membetulkan apa yang salah di wajahnya. Lalu apa gunanya ia melihat pada cermin?

Kata ‘seorang’ dalam ay 23 sebetulnya adalah ‘a man’ (= seorang laki-laki). Mungkin sekali sengaja diambil orang laki-laki dan bukannya orang perempuan, karena orang perem¬puan pasti tidak akan bercermin dengan cara seperti itu.

Illustrasi:

Pada waktu saya sekolah Theologia, saya mempunyai seorang teman dari Taiwan yang selalu pergi kemana-mana dengan rambut yang awut-awutan / tanpa disisir. Kalau dinasehati supaya lebih merapikan rambutnya, ia berkata: ‘Yang menderita kan orang yang melihat saya. Saya sendiri tidak menderita dengan rambut seperti ini!’. Saudara mungkin menganggap dia sebagai orang gila, tetapi Kitab Suci di sini mengatakan bahwa kalau saudara hanya mendengar tetapi tidak melakukan Firman Tuhan, saudara sama dengan teman saya itu!

3) Karena mendengar tanpa taat bukan hanya tidak berguna, tetapi bahkan merugikan, karena akan mengakibatkan hukuman yang lebih hebat (Luk 12:47-48).

III) Contoh ketaatan (ay 26-27).

Kalau dilihat sepintas maka ay 26-27 ini kelihatannya tidak ada hubungannya dengan ay 22-25. Tetapi sebetulnya ada hubungannya karena dalam ay 26-27 ini, Yakobus memberikan contoh-contoh ketaatan:

1) Mengekang lidah (ay 26).

a) Ini menunjukkan bahwa kita tak boleh melakukan sesuatu yang negatif terhadap sesama kita.

b) Banyak dosa yang disebabkan oleh penggunaan yang salah dari lidah, seperti: dusta, sumpah palsu / sembarangan, kutuk, caci maki / omongan kotor / cabul, fitnah, gossip, menggunakan nama Allah dengan sia-sia, menggerutu / ngomel, berbicara secara munafik / menjilat, dsb.

c) Berdasarkan Mat 15:18 maka jelaslah bahwa berdasarkan kata-katanya kita bisa mengetahui hatinya. Kalau kata-katanya kotor / cabul, tidak mungkin hatinya baik!

d) Renungkan: bagaimana saudara menggunakan lidah saudara?

2) Mengunjungi yatim piatu dan janda-janda (ay 27).

a) Kalau tadi dalam ay 26 ditekankan bahwa kita tidak boleh melakukan sesuatu yang negatif terhadap sesama kita, maka sekarang dalam ay 27 ditekankan bahwa kita harus melaku¬kan sesuatu yang positif terhadap sesama kita!

Tidak cukup kalau saudara hanya tidak berbuat jahat kepada orang lain; saudara juga harus berbuat baik kepada orang lain!

b) ‘Yatim piatu dan janda’ di sini mewakili semua orang yang miskin / menderita dan yang membutuhkan pertolongan / kasih / penghiburan kita. Gampang untuk menolong orang yang kaya, karena bisa mendapatkan balasan, tetapi bagai¬mana dengan menolong orang miskin yang sama sekali tidak bisa membalas kebaikan kita?

c) ‘Mengunjungi’ mencakup juga menghibur, mendoakan, meno¬long semampu kita.

3) Menjaga supaya diri sendiri tidak dicemarkan oleh dunia (ay 27b).

a) Ini menunjukkan bahwa dunia mudah sekali mencemari kita, karena kalau tidak, untuk apa kita harus berhati-hati?

b) Ada orang yang menjaga dirinya supaya tidak tercemar dengan cara mengucilkan diri / hanya mau bergaul dengan orang kristen yang rohani. Ini adalah sesuatu yang salah! Tetapi memang bergaul tanpa batas juga adalah sesuatu yang salah (bdk. 1Kor 15:33). Jadi harus ada batasan-batasan tertentu, tetapi tidak boleh sama sekali tidak bergaul dengan dunia (bdk. Mat 5:13,16 Mat 10:16 Yoh 17:15).

c) Kita harus relah berkorban dalam melakukan penyucian diri itu.

Illustrasi:

Ada sejenis binatang yang berwarna putih bersih, dan terkenal sangat membenci kekotoran. Kalau pemburu mau menangkap binatang ini, yang mula-mula ia lakukan adalah mencari sarangnya lalu mengotorinya. Setelah itu ia mencari binatang itu dengan menggunakan anjing. Pada waktu binatang itu dikejar anjing, ia lari ke sarangnya. Tetapi waktu menjumpai sarangnya kotor, ia tidak mau masuk. Ia lebih baik mati dicabik-cabik oleh anjing dari pada membiarkan dirinya dikotori oleh kotoran yang ada di sarangnya.

Sampai dimana pengorbanan yang mau saudara lakukan untuk menjaga kebersihan / kesucian hidup sauda¬ra? Relakah saudara mati demi menjaga kesucian hidup saudara?
Penutup / kesimpulan:

Kita harus mendengar Firman dan taat pada Firman Tuhan! Kalau kita melakukan ini, maka kita akan berbahagia (ay 25), tetapi kalau tidak, kita akan menanggung akibatnya (bdk. Amsal 13:13)!
Maukah saudara mendengar dan taat pada Firman Tuhan?

-AMIN-

"MAKNA BULAN KELUARGA"


Apa Makna Bulan Keluarga...?
Rumah adalah tempat kita bertumbuh. Rumah adalah sekolah utama di mana seorang manusia menjadi manusia. Di situ kita dibentuk untuk mengenal apa itu kasih, kebenaran, dan keadilan. Di situ juga kita mengenal kebencian, kebohongan, dan ketidakadilan. Selain menjadi tempat bertumbuh, rumah juga merupakan tempat berteduh. Di situ kita mendapatkan rasa aman dari ancaman dan tantangan dunia. Memang, tidak ada tempat lain di dunia ini seperti rumah kita. Bagi orang percaya, rumah adalah tempat di mana Allah hadir untuk membentuk kita. Di sana Allah menyatakan kasih dan berkat-Nya. Di dalam kasih dan berkat Tuhan tersebut terdapat didikan dan teguran-Nya.
Kesadaran akan tanggungjawab manusia sebagai perpanjangan tangan Allah dalam pembentukan tatanan dunia yang teratur, damai dan sejahtera menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan dunia ini. Bahkan, itulah yang seharusnya menjadi titik berangkat pembentukan keluarga Kristen. Setiap keluarga Kristen dibangun dari pribadi yang bertanggungjawab kepada Allah sebagai alat pembentukan tatanan dunia (keluarga) yang teratur, damai dan sejahtera. Kesadaran yang demikian akan membentuk anggota keluarga yang juga bertanggungjawab terhadap anggota keluarga lainnya sebagai bagian dari dunia ciptaan Allah. Anggota keluarga yang memberi apresiasi terhadap pemahaman yang demikian niscaya akan memandang setiap anggota keluarga sebagai pribadi yang harus dihormati dan dibahagiakan. Dan itu dinyatakan atas kesadaran dan tanggungjawabnya sebagai ciptaan Allah yang istimewa.
Tanggungjawab tersebut dimulai melalui tanggungjawab pribadi yang dijalankan oleh setiap pribadi, kemudian oleh pasangan suami istri, serta bagaimana keluarga mampu membangun keluarga dalam iman kepada Tuhan lewat didikan yang diberikan orang tua kepada anak-anaknya, sehingga pada akhirnya keluarga akan menjalankan tanggungjawabnya di masyarakat dengan bekal dan didikan yang didapatkan melalui persekutuan dalam keluarga.
Mengapa Gereja Mencanangkan Bulan Keluarga?
Mari kita melihat sejenak sejarah perkembangan kekristenan. Tentu kita ingat bahwa bahwa gereja perdana bermula dari sebuah perkumpulan rumah tangga. Pada waktu itu belum ada gedung gereja. Orang berkumpul di rumah-rumah, maka disebut pula jemaat rumah (lihat Roma 16:5). Rumah bukan hanya tempat untuk berkumpul, tapi dalam rumah itu ada keluarga yang membentuk persekutuan berdoa dan belajar. Siapa yang hadir? Selain tuan rumah, hadir pula orang-orang yang bekerja di rumah itu, para tetangga dan sanak keluarga lainnya. Intinya adalah keluarga itu sendiri yaitu orang tua dan anak-anak mereka. Siapa yang memimpin dan mengajar persekutuan itu? Ayah dalam keluarga itulah yang memimpin. Hal ini meneruskan kebiasaan keluarga Yahudi dimana seorang ayah memberikan pendidikan iman kepada anak-anaknya.
Pada waktu itu belum ada kelas katekisasi seperti yang kita kenal sekarang. Keluargalah yang menjadi kelas katekisasi. Anak-anak belajar katekisasi di rumah mereka. Gurunya adalah ayah dan ibu mereka sendiri. Kehidupan keluarga sehari-hari dijadikan kelas katekisasi. Dengan demikian ayah dan ibu memiliki peranan penting dalam pendidikan iman. Ayah dan ibu menjadi “guru dan pendeta” bagi anak-anaknya. Keluarga menjadi wadah utama pendidikan agama. Persekutuan keluarga tersebut juga menjadi wadah bagi orang-orang yang belum Kristen untuk mengenal pokok-pokok dasar ajaran Kristen. Dengan demikian keluarga menjadi sebuah gereja kecil.
Sejarah menunjukkan kepada kita bahwa keluarga memiliki peran penting dalam kehidupan gereja. Kekristenan berkembang mulai dari gereja dalam keluarga. Dalam rangka mengingatkan kembali betapa pentingnya kehidupan keluarga dalam perkembangan gereja, maka diadakanlah masa penghayatan khusus yang disebut bulan keluarga.
Bagaimanakah Identitas Keluarga sebagai “Gereja Kecil”?
Sama seperti hakikat gereja adalah persekutuan orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus yang dipanggil untuk menjadi garam dan terang dunia, demikian pulalah hakikat keluarga sebagai sebuah gereja kecil. Dalam penghayatan sebagai gereja kecil, keluarga Kristen seharusnya memiliki identitas sebagai berikuit:
a. Melakukan Kehendak Allah
Keluarga sebagai gereja kecil memiliki identitas melakukan kehendak Allah, yaitu dengan mendengarkan Firman Allah dan melakukannya. Identitas keluarga yang melakukan kehendak Allah penting untuk dihayati, teristimewa dalam menyikapi perubahan-perubahan jaman. Firman Allah menjadi dasar dalam menyikapi pelbagai tuntutan perubahan. Dalam rangka melakukan kehendak ALLAH, keluarga perlu membangun kedekatan relasi dengan TUHAN dan sesama.
Keluarga yang melakukan kehendak Allah juga bisa dilihat perwujudannya antara lain dalam komunikasi satu dengan yang lain serta solidaritas. Jika dalam keluarga tidak terjadi komunikasi yang baik, biasanya akan mudah muncul kesalahpahaman, saling mencurigai dan tidak mempercayai hingga terjadilah konflik yang berkepanjangan. Dengan demikian keluarga sebagai gereja kecil yang melakukan kehendak Allah perlu menerjemahkan kehendak Allah dalam komunikasi yang penuh kasih dan membangun, sehingga tercipta suasana hidup bersama yang akrab dan rukun. Dengan hidup dalam kehendak Allah, maka tiap anggota dapat saling memahami dan menghargai. Satu dengan yang lain akan dapat merendahkan hati, menempatkan kepentingan orang lain lebih utama daripada kepentingannya sendiri, sehingga semakin hari semakin menyerupai kehidupan Kristus (Filipi 2:1-8).
Dalam rangka melakukan kehendak Allah, maka penting pula keluarga membangun solidaritas satu dengan yang lain. Solidaritas itu tampak dalam segala peristiwa yang menggembirakan atau menyedihkan. Solidaritas terungkap antara lain dalam sikap empati dan murah hati. Hal ini bukan saja merupakan sikap kepada sesama anggota keluarga tapi juga berkembang dalam solidaritas kepada semua orang dalam rangka membangun persaudaraan sejati. Persaudaraan sejati adalah wujud pelaksanaan perintah mengasihi Tuhan dan sesama (Matius 22:34-40).
Keluarga Kristen yang otentik adalah keluarga yang membuka diri dengan penuh cinta kasih dan komitmen baik kepada masyarakat maupun gereja. Dengan demikian, kehangatan kasih dan persaudaraan bukan hanya untuk anggota keluarga tapi juga bagi masyarakat sekitarnya. Ini berarti keluarga tidak membangun persekutuan yang eksklusif tapi sebuah persekutuan yang inklusif. Dalam hal ini keluarga terbuka untuk siapa saja yang ingin melakukan kehendak Allah. Keterbukaan mau menerima dan menghargai siapa saja terwujud pula dalam penerimaan, penghargaan bahkan dialog dan kerjasama dengan keluarga-keluarga lain yang ada di masyarakat yang memiliki itikad baik untuk melakukan kehendak Allah dalam membangun dunia atau masyarakat menuju masa depan yang lebih baik, penuh damai dan sejahtera.
b. Berkumpul dan Menyebar
Dalam melakukan kehendak Allah, keluarga berada di tengah masyarakat yang sedang mengalami gejolak perubahan jaman yang pesat. Perubahan-perubahan jaman ini dapat digambarkan seperti persekutuan para murid yang berkumpul sebagai satu keluarga bersama Yesus. Dalam persekutuan itu para murid menikmati kedamaian dan kenyamanan hidup dekat dengan Sang Guru namun sewaktu-waktu juga menghadapi tantangan-tantangan dan kesulitan bahkan ada saatnya mereka harus meninggalkan kenyamanan persekutuan untuk menyebar dalam karya melakukan perintah Sang Guru (Matius 10:5-15). Mereka diutus untuk masuk dalam kehidupan masyarakat, mem¬beritakan kerajaan Sorga yang membawa kesembuhan, kebangkitan, pemulihan dan kedamaian. Mereka diutus untuk berkarya dalam masyarakat yang sedang menghadapi pelbagai persoalan. Mereka mengalami banyak tantangan dan kesulitan bahkan penolakan di perjalanan, namun tak menghentikan karya membawa kabar baik bagi dunia dan melayani orang lain.
Dalam gambaran kehidupan para murid ini ada dinamika kehidupan yang berkumpul dan menyebar. Hal ini memberikan inspirasi pada dinamika kehidupan keluarga yang berkumpul dan menyebar di dunia. Dalam panggilannya untuk melakukan kehendak Allah, keluarga dipanggil untuk bersekutu dengan Allah namun juga siap menyebar menjadi pelayan masyarakat, menunjukkan kasihnya pada sesama, menjadi garam dan terang dunia (Matius 22:37-39).
c. Solider Pada Yang Lemah
Keluarga tidak bisa dipisahkan dari tanggung jawab untuk hidup solider terhadap mereka yang lemah. Solidaritas bukan hanya bagi anggota keluarga yang lemah tapi juga semua kaum lemah di tengah masyarakat. Inilah keluarga yang menyatu dengan sesama. Kalau kita melihat kehidupan Yesus Kristus, maka kita melihat bahwa Kristus senantiasa memberikan perhatian dan pelayanannya pada mereka yang lemah.
Penghayatan identitas keluarga sebagai gereja kecil mestinya menyatu dalam kehidupan keluarga Kristen. Dalam bulan keluarga, kita diingatkan akan hal itu. Jadi penghayatan mendasar dalam bulan keluarga sebenarnya bukanlah sekedar senang membuat atau mengikuti rangkaian acara lomba, seminar dan bazar melainkan bagaimana gereja memampukan keluarga-keluarga Kristen hidup sebagai gereja kecil atau sebaliknya bagaimana keluarga menghayati hakikatnya sebagai gereja kecil. Acara-acara yang diadakan dalam bulan keluarga mestinya memberikan semangat baru bagi kita untuk membangun keluarga menjadi persekutuan gereja yang hidup.
Jika keluarga kita terbangun dengan baik, maka gereja pun akan maju dengan pesat serta menjadi berkat bagi masyarakat. Itulah hubungan yang erat antara keluarga dan gereja. Keluarga adalah gereja kecil dan gereja adalah keluarga besar.
Ketika bulan keluarga telah berlalu, masihkah Anda bersemangat membangun keluarga yang menyatu dengan TUHAN dan sesama?

Rabu, 05 Januari 2011

"Khotbah Minggu Advend"

“TUHAN AKAN DATANG
PERSIAPKANLAH JALAN BAGINYA”
Lukas 21:7-13
Bacaan:Jes 45:22-24


Tahun gereja merupakan suatu barisan yang teratur dari hari raya dan hari minggu yang tiap-tiap tahun berulang kembali.
Tahun gereja itu ditentukan oleh tiga hari raya yang terpenting di kalangan orang Kristen yaitu:
1. Hari Kelahiran Tuhan Yesus Kristus
2. Hari Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus
3. Hari Pentakosta atau turunnya Roh Kudus.

Tahun gereja tidak sama dengan tahun Negara yang memulai dari 1 Januari, tetapi tahun gereja dimulai dengan Minggu “Advent” yang pertama. Advent artinya “persiapan akan kedatangan”, empat minggu berturut-turut dipergunakan untuk menyiapkan Hari Kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Jadi Advent adalah masa persiapan menyambut datangnya Kristus, yang mempunyai dua makna: Pertama, Sebagai peringatan kelahiran Tuhan Yesus dan kedua, sebagai penantian kedatangan-Nya kembali.
Kita diajak menghayati kedua makna itu sebagai pribadi dan sebagai jemaat melalui ibadah minggu-minggu Advent. Tiap minggu Advent dinyalakan satu lilin sampai minggu Advent keempat. Keempat lilin berturut-turut dinyalakan sebagai tanda semakin kuatnya iman, pengharapan dan kasih kita dalam berjuang menantikan kedatangan-Nya kembali. Dalam minggu Advent sebagai minggu permulaan Tahun Gereja, wajarlah setiap warga gereja mengetahui dan menghayati prinsip dasar dari gereja yaitu:

1. Bahwa prinsip dasar gereja bukanlah ciptaan atau buatan tangan manusia, melainkan Kasih Allah yang tak terhingga dan Anugerah Allah yang maha besar, yang dinyatakan pada manusia yang penuh dosa, penderitaan dan maut, agar setiap orang yang percaya beroleh keselamatan.
2. Setiap warga gereja harus menunjukkan rasa syukur dengan komitmen untuk tetap beriman kepada-Nya, karena kita adalah anak maka kita adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah.
3. Tuhan Allah, adalah Penyayang Ia tidak akan meninggalkan kita dan tidak akan melupakan perjanjian yang telah diucapkan-Nya, karena itu kita harus tetap berpengharapan dan beriman yang hidup akan kedatangan-Nya.

Dunia kita saat ini sedang DALAM BAHAYA, demikian kata Raplh. J. Bunche, kita sedang bergerak maju menuju suatu situasi dimana lebih banyak manusia hidup dalam planet ini, sehingga tidak dapat ditampung lagi. Dengan pertambahan penduduk dunia dua persen setahun, maka dunia ini akan semakin padat dan akan cakar-cakaran satu dengan yang lain. Benarkah dunia ini akan kiamat..? demikian pertanyaan yang timbul dalam pikiran banyak orang. Sebahagian orang percaya dan sebahagian lagi tidak percaya, bahkan lebih jauh ada yang menganggap bahwa kiamat itu hanyalah ceritera hayalan belaka. Namun bagaimanapun juga sebagai orang yang beriman kita harus percaya akan apa yang dikatakan firman Tuhan dalam II Petrus 3: 7 ; “ Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik”.
Sesungguhnya dunia ini sedang berada dalam krisis. Frank L. Bland, melihat gejala-gejala yang terjadi dalam dunia ini dan menamakannya sebagai “the lawless age” atau satu abad yang tidak beraturan. Apakah abad kita ini akan disusul oleh masa yang lebih baik dan lebih normal…? Tidak ada seorangpun yang dapat memberikan jawaban yang pasti. Orang mengatakan bahwa kita hidup dalam satu generasi dan abad yang sangat berbahaya dalam sejarah. Segala keadaan dalam bumi ini tampaknya tidak dapat dikontrol. Didalam tangan manusia terdapat senjata-senjata untuk saling membunuh dan membinasakan tiap jejak kehidupan dalam dunia ini. Apa kata Alkitab tentang krisis dunia ini..? “Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang” (Luk 21:25-26). Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang, kejahatan semakin meraja lela, kedurhakaan, dan kasih akan semakin dingin. (Mat 24: 11-12),sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan, tetapi orang yang percaya akan tetap berpegang pada kebenaran. (2. Tim 3: 13-14). Yesus telah mengetahui segala peristiwa yang akan menimpa dunia ini, sehingga Ia berkata: “Tetapi segala perkara ini mulai berlaku, tegaklah kamu serta menengadah, karena kelepasan bagimu sudah dekat”. Karena itu daripada mengarahkan pandangan kita kepada segala daya tarik dunia yang penuh dosa ini, kita diminta agar memandang keatas, mencari Tuhan dan menantikan janji penghiburan-Nya, itulah “Adven” penantian akan janji, kerinduan akan kedatangan Kristus untuk membawa keselamatan. Keselamatan adalah hal yang meliputi segala kebutuhan kita dan meluas dari kekal sampai kekal. Di dalamnya termasuk pengampunan atas dosa-dosa daripada masa yang lalu, pembebasan dari pada kuasa dosa pada masa yang akan datang (Yudas 24,25). Keselamatan merupakan harapan pada masa mendatang dan kesenangan pada masa sekarang ini (Titus 2:11-13). Dan semua ini hanya dapat kita peroleh dengan “Pertobatan” dan “Beriman kepada-Nya”, pertobatan merupakan hal yang mendahului iman, Oleh karena kita melihat belas kasihan Allah sehingga Ia memberikan anak-Nya mati karena kita, maka kita didorong untuk bertobat dan mengakui dosa-dosa kita kepada-Nya. Iman bukan percaya hal-hal mengenai Kristus tetapi percaya akan Kristus itu sendiri. Iman bukanlah melangkah ke dalam kegelapan, tetapi iman didukung oleh Firman Allah yang kekal. Iman tidak sama dengan pengharapan, walaupun memang hal itu berhubungan. Pengharapan merupakan keinginan kita, iman merupakan alas (dasar) kita. Tanpa pengharapan kehidupan Kristen akan sangat membosankan, tanpa iman hal itu akan hancur. Pengharapan membawa kita ke masa depan dan kesabaran merupakan budaknya: “Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun” (Roma 8:25). Iman membawa masa depan kepada kita dan melalui ujian-ujian menimbulkan kesabaran: “Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan” (Jak 1:3).
Merayakan Advent ketiga dengan tekad agar lilin Advent pertama yang dinyalakan menjadi lambang kerinduan dan harapan kita yang semakin besar akan kedatangan Kristus, karena itu Persiapkanlah Jalan Bagi-Nya. Amen. Ds. R.H.L. Tobing.
1. Mengampuni Itu Indah
Seorang guru membawa sekeranjang kentang ke dalam kelas. Setiap anak diminta untuk mengambil kentang. Masing-masing satu kentang untuk setiap orang yang pernah membuat mereka sakit hati. “Bawalah kentang ini kemanapun kalian pergi; ke sekolah, ke gereja, mandi,tidur. Pokoknya jangan dilepas. Sampai minggu depan,” perintah sang guru.
Para murid melakukannya. Seminggu kemudia mereka kembali ke kelas. Sang guru bertanya, “bagaimana perasaan kalian dengan kentang itu?”. Para murid komplain. Ada yang bilang tidak enak. Bikin repot. Kentangnya jadi busuk dan berbau tidak sedap. Pokoknya semua murid sangat terganggu dengan kehadiran kentang itu. Gurunya berkata, “begitulah juga kalau kita terus memendam rasa sakit hati. Kita sendiri yang tidak enak. Seperti membawa kentang-kentang itu”.
Pernah dibuat kesal sama seseorang? Pernah merasakan sakit hati? Dikecewakan? Kebencian? Amarah yang sampai ke ubun-ubun? Pada saat seperti itu, kata maaf seolah lenyap dari kamus hidup kita. Tiada maaf bagimu. Seperti diungkap oleh grup musik Chicago: “It’s hard to say I’m sorry”. Tidak jarang yang terlintas malah keinginan untuk balas dendam. Bahkan kerap menggunakan istilah yang rohani: “biar Tuhan yang membalas semua perbuatan jahatnya”. Tuhan malah diajak “berkolusi” dalam dendam.
Kekecewaan, kesedihan, kebencian, amarah, dan sakit hati adalah rasa yang paling mengobrak-abrik jiwa. Ada sebuah ungkapan bernada canda dalam sebuah lagu: lebih baik sakit gigi, daripada sakit hati. Sakit fisik seolah lebih mudah dihadapi daripada sakit batin. Konon orang lebih gampang kurus kalau makan hati.
Dalam doa Bapa Kami, ada bagian “dan ampunilah kami atas segala kesalahan kami, seperti kamu juga telah mengampuni yang bersalah kepada kami”. Mungkin saking terbiasanya orang mengucapkan doa Bapa Kami, termasuk bagian ini. Sehingga kurang terhayati. Terucap tanpa tekad untuk melaksanakan.
Tapi ada juga yang rada “sadar diri”. Karena masih punya dendam dengan sesama, masih tidak bisa memaafkan saudara, kolega, atau sahabatnya, maka ketika diajak mengucapkan doa Bapa Kami, dan sampai pada bagian tersebut, ia memilih tidak menyebutkannya. Biar tidak merasa berdosa kepada Tuhan.
Padahal megampuni adalah panggilan kita orang percaya. Mengapa? Karena Tuhan sudah lebih dulu mengampuni. Dengan kata lain, kalau saat ini kita tidak dapat mengampuni orang lain, maka pastikan dulu diri kita adalah orang yang sama sekali tidak pernah berbuat dosa.